Kumpulan Berita
Indonesia tetap kuat meski digempur kebijakan tarif impor yang dikenakan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump
Bursa saham Amerika Serikat (AS), Wall Street, mengalami penurunan tajam pada perdagangan Senin waktu setempat.
USTR menyebutkan bahwa pembajakan hak cipta dan pemalsuan merek dagang yang meluas
Pemerintah China mengancam negara yang melakukan negosiasi tarif impor dengan AS.
Kementerian Perdagangan (Kemendag) mengungkapkan, Indonesia berpotensi bebas dari tarif resiprokal sebesar 32%.
Kementerian Perdagangan (Kemendag) mencatat bahwa Indonesia dikenakan tiga jenis tarif dari Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.
Nilai tarif yang dibebankan ke Indonesia lebih tinggi dibandingkan dengan negara di Asia Tenggara lainnya, hingga mencapai 47%. Padahal awalnya Indonesia kena tarif impor 32%.
Isi lengkap dokumen Amerika Serikat (AS) yang menyoroti Pasar Mangga Dua di Jakarta menjadi sarang barang bajakan.