Kumpulan Berita
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menyampaikan bahwa pihaknya terus berupaya menekan angka tawuran yang kerap terjadi di Ibu Kota. Salah satu caranya dengan menyediakan berbagai fasilitas olahraga.
Menurutnya, ketiga orang remaja itu terdiri dari dua anak berhadapan dengan hukum atau ABH dan satu orang berinisial MY (20).
Kapolsek Palmerah AKP Parman BM Nainggolan mengatakan kejadian tersebut terjadi pada Selasa (9/6). Korban juga merupakan seorang pelajar.
Selain mengamankan pelaku tawuran, polisi juga menyita 105 barang bukti. Adapun barang bukti yang disita di antaranya 56 senjata tajam, 13 unit motor, serta 36 unit handphone.
Sebanyak tiga orang remaja ditangkap polisi di kawasan Pesanggrahan, Jakarta Selatan. Mereka diduga melakukan aksi tawuran di kawasan Ulujami.
Tawuran antar pelajar terjadi di Boyolali, Jawa Tengah. Aksi lempar batu merusak fasilitas umum dan kendaraan. Polisi mengamankan sejumlah pelajar yang terpengaruh miras dan menyerahkan mereka ke orang tua.
Tim Perintis Presisi Polres Metro Jakarta Pusat menangkap tiga remaja yang diduga akan melakukan aksi tawuran.
Polisi turun tangan mengusut aksi tawuran antarpelajar, yang membawa senjata tajam (sajam) di kawasan Grogol Petamburan, Jakarta Barat.