Kumpulan Berita
Asep Suhandi mengatakan, peristiwa itu terjadi saat korban dan teman-temannya sedang duduk-duduk di Pasar Cibadak.
Kapolresta Depok AKBP Azis Andriansyah mengatakan, serangan tersebut setelah pelajar dua sekolah terlibat tawuran.
Penyerangan terhadap SMK tersebut masih berkaitan dengan tawuran antarsekolah di Jalan Raya Sawangan, Depok, kemarin.
Kita pahami dulu, tawuran antar pelajar yang terjadi ini bukan tindakan kriminal.
Babay (37), warga Cipayung menilai, aksi tawuran tersebut tak mencerminkan seorang pelajar yang terdidik.
Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kota Depok menyiapkan langkah pencegahan tawuran yang merak terjadi.
Pelaku mengaku membeli celurit itu secara online untuk hiasan di rumah.
Saat tawuran pecah, korban sepertinya tertinggal oleh rekan lainnya dan menjadi bulan-bulanan oleh kelempok sekolah lainnya.