Kumpulan Berita
Memasuki hari kedua Lebaran 2026, volume lalu lintas di ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek (Japek) terpantau mengalami peningkatan signifikan. Merespons kondisi tersebut, PT Jasa Marga (Persero), atas diskresi kepolisian, resmi memberlakukan rekayasa lalu lintas berupa sistem contraflow pada Minggu (22/3/2026) siang.
Rekayasa contraflow itu diterapkan seiring meningkatnya mobilitas kendaraan pada hari kedua Lebaran.
Kepadatan ini disebabkan lonjakan volume kendaraan dan adanya kecelakaan beruntun di wilayah Karawang.
Rekayasa lalu lintas berupa contraflow di KM 36 hingga KM 70 Ruas Tol Jakarta??"Cikampek (Japek) resmi dihentikan. Kebijakan ini diambil seiring kondisi volume kendaraan yang telah kembali normal.
Kepadatan ini dipicu oleh lonjakan drastis volume kendaraan pemudik yang melintas secara bersamaan pada hari ini
PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) menyampaikan bahwa kondisi lalu lintas di ruas Jalan Tol Jakarta??"Cikampek pada Kamis (19/3/2026) mengalami perlambatan di sejumlah titik. Hal ini terjadi akibat lonjakan volume kendaraan yang cukup signifikan menjelang periode libur Idulfitri 1447 H/2026.
Penyesuaian jumlah lajur contraflow tersebut dilakukan secara situasional dengan mempertimbangkan kondisi lalu lintas di lapangan.
Berdasarkan pantauan di lapangan, enam lajur di ruas tol Japek padat dengan mobil dan truk yang ke arah Cikampek.