Kumpulan Berita
Daftar saham yang mengalami koreksi tajam sepanjang pekan perdagangan 3??"7 November 2025 di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat sepuluh saham dengan penurunan terbesar pada perdagangan pekan ini, 27-31 Oktober 2025.
IHSG menguat 0,42% ke level 8.199,96 pada penutupan sesi I, Kamis (9/10/2025). Didukung sektor energi, konsumer, infrastruktur, dan bahan baku. Transaksi capai Rp15,8 triliun.
IHSG dibuka menguat ke level 8.201,14. Sektor teknologi menjadi pendorong utama. Transaksi awal mencapai Rp1,4 triliun. Saham NTBK, TRIN, dan TFAS menjadi top gainers, sementara SMIL, SSTM, dan HBAT menjadi top losers.
IHSG ditutup menguat 29,39 poin ke level 8.169,28 pada perdagangan Selasa (7/10/2025). Sektor energi dan infrastruktur menjadi pendorong utama, sementara saham ASLI, TRIN, dan FOLK menjadi top gainers.
IHSG menguat pada sesi I perdagangan Selasa (7/10/2025), naik 0,53% ke level 8.182. Sektor energi memimpin penguatan, dengan transaksi mencapai Rp17,6 triliun. Saham ASLI, TRIN, dan FOLK menjadi top gainers.
IHSG ditutup menguat 0,34% ke level 8.071. Sektor konsumer siklikal dan properti mencatatkan kenaikan signifikan. Total transaksi mencapai Rp26,6 triliun. Saham SULI, ASLI, dan DIVA menjadi top gainers.
IHSG sesi I menguat ke level 8.046, didorong oleh sektor energi, non-siklikal, siklikal, infrastruktur, bahan baku, transportasi, teknologi, dan kesehatan. Sektor keuangan, properti, dan industri mengalami penurunan.