Kumpulan Berita
Pertumbuhan ULN swasta masih mengalami kontraksi, meski tidak sedalam periode sebelumnya.
Bank Indonesia (BI) melaporkan posisi Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia mencapai USD453,4 miliar atau setara Rp8.091,37 triliun pada kuartal II-2026.
Pola pergeseran beban utang dari sektor swasta ke sektor publik menjadi indikator bahwa perekonomian domestik tengah menghadapi tekanan dari berbagai arah
Bank Indonesia (BI) melaporkan posisi Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia mencapai USD439,8 miliar atau setara Rp7.784,4 triliun pada April 2026.
Dinamika ini secara langsung dipengaruhi oleh pergerakan posisi utang di sektor publik maupun swasta.
Bank Indonesia (BI) melaporkan posisi Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia mencapai USD433,4 miliar atau setara Rp7.675,3 triliun (kurs Rp17.668 per USD) pada kuartal I-2026.
Posisi ULN Indonesia tercatat sebesar USD434,7 miliar, atau secara tahunan tumbuh 1,7 persen (year-on-year/yoy).
Penyebabnya adalah aliran masuk modal asing pada Surat Berharga Negara (SBN) internasional seiring tetap baiknya kepercayaan investor