Kumpulan Berita
Sri Lanka menghadapi krisis ekonomi terburuk sejak memperoleh kemerdekaan pada 1948.
Tanpa pendanaan lebih lanjut dalam enam bulan ke depan, lebih dari 600.000 anak-anak mungkin kehilangan asupan gizi penting.
Beberapa anak yang rentan, terutama anak perempuan, belum kembali ke sekolah yang telah dibuka kembali.
Angka itu lebih buruk dari perkiraan sebelumnya pada 2020.
Berbagai macam peristiwa atau sejarah penting terjadi setiap harinya, termasuk pada tanggal 11 Desember.
Melatih anak agar terampil dan punya pemikiran kritis di masa pandemi nyatanya tak sulit.
Siswa masih belajar di rumah dan belum ke sekolah.
Jutaan anak putus sekolah karena eningkatnya penculikan sekolah massal dan ketidakamanan.