Kumpulan Berita

Utang Indonesia


Hot Issue
16 June 2026

Wanti-Wanti Kenaikan Utang Luar Negeri RI, Ini Risikonya

Meningkatnya utang luar negeri (ULN) Indonesia menjadi sorotan seiring dengan kekhawatiran mengenai dampaknya terhadap kesinambungan fiskal nasional.

Hot Issue
6 June 2026

RI Tarik Utang Baru Tembus Rp386 Triliun pada Mei 2026

Pemerintah telah merealisasikan penarikan utang baru senilai Rp386 triliun sepanjang lima bulan pertama tahun ini, atau hingga akhir Mei 2026.

Hot Issue
16 May 2026

5 Fakta Utang RI Hampir Rp10.000 Triliun 

Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan mencatatkan posisi utang pemerintah Indonesia hampir Rp10.000 triliun, tepatnya mencapai Rp9.920,42 triliun per akhir Maret 2026. Angka ini menunjukkan peningkatan sebesar Rp282,52 triliun dibandingkan posisi pada Desember 2025 yang tercatat senilai Rp9.637,9 triliun.

Hot Issue
11 May 2026

Utang RI Hampir Rp10.000 Triliun, Purbaya: Harusnya Anda Puji Kita

Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan melaporkan posisi utang pemerintah Indonesia hampir Rp10.000 triliun.

Hot Issue
17 March 2026

Segini Besaran Utang Luar Negeri Indonesia hingga Januari 2026

Posisi ULN Indonesia tercatat sebesar USD434,7 miliar, atau secara tahunan tumbuh 1,7 persen (year-on-year/yoy).

Hot Issue
12 March 2026

Realisasi Utang Pemerintah Capai Rp185,3 Triliun hingga Februari 2026

Angka ini setara 22,3 persen dari total target pembiayaan utang dalam APBN 2026 yang dipatok sebesar Rp832,2 triliun.

Hot Issue
Jum'at 20 Februari 2026 05:05 WIB
Hot Issue
Kamis 19 Februari 2026 17:12 WIB

Utang Indonesia Rp9.637 Triliun dan Rasio Tembus 40,46 Persen, Purbaya: Masih Aman!

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengklaim posisi utang negara mencapai Rp9.637,90 triliun per 31 Desember 2025 masih tergolong dalam batas wajar dan aman.

Hot Issue
Kamis 19 Februari 2026 08:56 WIB

Utang Luar Negeri RI Naik Jadi USD431,7 Miliar, BI Pastikan Struktur Tetap Sehat

ULN Indonesia pada triwulan IV-2025 tercatat sebesar USD431,7 miliar, lebih tinggi dibandingkan posisi triwulan III-2025