Kumpulan Berita
Nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) kian melemah ke level Rp18.000 per dolar AS. Kebutuhan dolar AS tinggi.
S&P Global Ratings dikabarkan menurunkan rating utang Indonesia. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa membantah kabar yang beredar.
Dinamika ini secara langsung dipengaruhi oleh pergerakan posisi utang di sektor publik maupun swasta.
Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan mencatatkan posisi utang pemerintah Indonesia hampir Rp10.000 triliun, tepatnya mencapai Rp9.920,42 triliun per akhir Maret 2026. Angka ini menunjukkan peningkatan sebesar Rp282,52 triliun dibandingkan posisi pada Desember 2025 yang tercatat senilai Rp9.637,9 triliun.
Pengamat ekonomi menilai anggapan yang mengaitkan kenaikan utang negara yang hampir Rp10.000 triliun dengan program MBG merupakan cara berpikir fiskal yang terlalu dangkal
Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan mencatatkan posisi utang pemerintah Indonesia hampir Rp10.000 triliun, tepatnya mencapai Rp9.920,42 triliun per akhir Maret 2026.
Nilai tukar Rupiah terhadap dolar AS ditutup melemah 49 poin atau sekitar 28 persen ke level Rp17.382 per dolar AS.
Viral di media sosial soal narasi pemerintah secara resmi membuka donasi melalui platform crowdfunding Kitabisa.com untuk mengatasi beban utang Indonesia.