Kumpulan Berita
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa buka suara soal sorotan dari pemeringkat internasional S&P Global Ratings perihal utang Indonesia.
Utang luar negeri (ULN) Indonesia naik lagi menjadi USD437,9 miliar atau setara Rp7.499 triliun (kurs Rp17.125 per USD) pada Februari 2026.
Presiden Prabowo Subianto menegaskan pemerintah berkomitmen untuk menjaga rasio utang di bawah 40?ri Produk Domestik Bruto (PDB) dan defisit APBN di bawah 3%
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat outstanding pembiayaan industri pinjaman online sebesar Rp100,69 triliun
Utang pinjaman online (pinjol) warga Indonesia tembus Rp100 triliun per Februari 2026. Angka ini naik jika dibandingkan Januari 2026 Rp98,54 triliun.
Posisi ULN Indonesia tercatat sebesar USD434,7 miliar, atau secara tahunan tumbuh 1,7 persen (year-on-year/yoy).
Angka ini setara 22,3 persen dari total target pembiayaan utang dalam APBN 2026 yang dipatok sebesar Rp832,2 triliun.
Kemenkeu angkat bicara usai Fitch Ratings merevisi outlook atau prospek surat utang global jangka panjang milik Indonesia jadi negatif