Kumpulan Berita
Kasus Hantavirus yang belakangan ramai diperbincangkan membuat banyak masyarakat khawatir.
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) memperketat pengawasan terhadap setiap pelaku perjalanan internasional, khususnya penumpang yang berasal dari kawasan Amerika Selatan seperti Argentina dan negara-negara lainnya yang berkaitan dengan temuan kasus Hantavirus Pulmonary Syndrome (HPS).
Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) menilai penanganan penyakit menular seperti campak dan difteri saat ini lebih mendesak dibandingkan hantavirus.
Balai Besar Karantina Kesehatan Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) memperketat pengawasan terhadap penumpang pesawat yang baru tiba dari luar negeri, terutama dari empat negara yang telah terjangkit Hantavirus, yakni Amerika Serikat, Argentina, Uruguay, dan Panama.
Kabar mengenai dua warga negara Singapura yang diduga terinfeksi virus Hanta di kapal pesiar MV Hondius sempat memicu kekhawatiran di kawasan Asia Tenggara, termasuk Indonesia.
Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan Republik Indonesia meningkatkan kewaspadaan terhadap penyebaran virus Hanta tipe HFRS di Indonesia.
Masyarakat saat ini tengah dibuat khawatir dengan adanya kabar virus Hanta yang sudah ditemukan di Indonesia. Kabar tersebut seolah menjadi sesuatu yang mengerikan bagi masyarakat.
WHO mengatakan risiko penyebaran Hantavirus menjadi wabah yang luas tetap kecil.