Kumpulan Berita
Dedi mengatakan, bahwa Rakernis Fungsi Lantas 2026 menjadi bagian dari implementasi arah kebijakan pimpinan Polri.
Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo mengungkapkan, ancaman keamanan saat ini tidak selalu hadir dalam bentuk yang mudah dikenali. Menurutnya, ancaman dapat tumbuh perlahan melalui ruang digital, interaksi sosial, budaya visual, hingga paparan informasi yang terus berulang dan memengaruhi cara berpikir seseorang.
Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo menegaskan ancaman terorisme dan ekstremisme saat ini telah mengalami perubahan mendasar, dari pola terstruktur menuju jejaring digital yang lebih cair, adaptif, dan sulit dikenali dengan pendekatan konvensional.
Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo resmi membuka Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Gabungan empat fungsi pusat Polri.
Wakapolri juga mengingatkan pentingnya kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi bencana, khususnya kemarau panjang yang berpotensi meningkatkan titik panas (hotspot) kebakaran hutan dan lahan.
Dengan pembangunan jembatan itu, Wakapolri ingin memastikan akses masyarakat tidak lagi terhambat, sekaligus memperkuat konektivitas antarwilayah.
Selain itu, buku saku tersebut juga dilengkapi dengan penjelasan mengenai maksud program, sasaran penerima, besaran manfaat, serta tata cara pendaftaran.
Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) memperkuat transformasi menuju institusi yang modern, adaptif, dan berbasis ilmu pengetahuan dengan membangun Laboratorium Sosial Sains Kepolisian di kompleks Akademi Kepolisian (Akpol), Lemdiklat Polri, Semarang, Jawa Tengah.