Kumpulan Berita
Para investor tampak ragu di tengah simpang siur mengenai perang di Timur Tengah
Wall Street dibuka melemah pada perdagangan Selasa (10/3/2026) waktu setempat. Pergerakan ini terjadi setelah pejabat Amerika Serikat (AS) memberikan komentar yang mengisyaratkan adanya eskalasi ketegangan di Timur Tengah, hanya sehari setelah Presiden Donald Trump memberikan sinyal mengenai potensi berakhirnya perang lebih awal.
Indeks S&P 500 tergelincir dari rekor tertingginya, sementara penguatan saham Alphabet belum mampu membendung aksi ambil untung (profit taking)
Bursa saham Amerika Serikat (AS), Wall Street, melemah pada perdagangan Rabu waktu setempat.
Investor bersiap menghadapi serangkaian data ekonomi penting pada pekan ini.
Indeks S&P 500 dan Nasdaq ditutup melemah lebih dari 1 persen, setelah investor meninggalkan sektor teknologi dan beralih ke sektor lain.
Wall Street, dibuka variatif pada perdagangan Selasa waktu setempat.
Bursa saham Amerika Serikat (AS), Wall Street, melemah pada penutupan perdagangan Selasa (4/11/2025) waktu setempat