Kumpulan Berita
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengatakan kebijakan Work From Anywhere (WFA) terbukti efektif dalam mengurangi kepadatan arus mudik Lebaran 2026.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengaku saat ini Pemerintah tengah membahas wacana penerapan work from anywhere (WFA) sebagai kebijakan untuk menekan konsumsi BBM dalam negeri, di tengah konflik Iran-AS.
Penerapan Work From Anywhere (WFA) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dan pekerja swasta dimulai hari ini, Senin 16 Maret 2026 jelang Lebaran 2026.
PNS dan pekerja swasta tidak perlu pergi ke kantor saat libur Lebaran, bahkan bisa mudik lebih awal. Hal ini setelah pemerintah menerapkan skema Work From Anywhere (WFA)
Kebijakan penyesuaian pelaksanaan tugas kedinasan bagi Pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan instansi masing-masing selama lima hari kerja telah ditetapkan pemerintah.
Menteri Ketenagakerjaan Yassierli mengimbau sektor swasta untuk memberlakukan kebijakan Work From Anywhere (WFA) bagi para pekerja.
Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi mengatakan pemerintah membuka peluang untuk kembali memberlakukan work from anywhere (WFA) untuk mengantisipasi lonjakan arus mudik saat periode lebaran 2026.
Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mengimbau perusahaan untuk memberi kesempatan kerja dari mana saja atau Work From Anywhere (WFA) pada 29-31 Desember 2025. Kebijakan WFA ini guna mendukung kelancaran mobilitas selama libur Nataru 2025-2026.