Kumpulan Berita
Kepala WHO memperingatkan bahwa wabah Ebola kali ini menyebar lebih cepat dari wabah-wabah terdahulu.
MSF menyebut wabah ini merupakan wabah ebola yang paling cepat berkembang.
Ratusan juta warga Eropa mengalami suhu di atas 30°C selama berhari-hari sejak 21 Juni.
Virus Ebola dan hantavirus kembali menjadi perhatian dunia setelah munculnya wabah di sejumlah wilayah.
Organisasi Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO) menetapkan wabah Ebola di Republik Demokratik Kongo, sebagai keadaan darurat kesehatan masyarakat yang menjadi perhatian internasional. Wabah yang terjadi di Provinsi Ituri, wilayah timur DR Kongo, dilaporkan telah menyebabkan sekitar 246 kasus suspek dan 80 kematian. Meski demikian, WHO menilai situasi tersebut belum memenuhi kriteria pandemi global.
WHO memperingatkan bahwa lebih banyak kasus masih mungkin akan dilaporkan dalam beberapa hari mendatang.
Meski menunjukkan kemajuan, masih terdapat hampir 960.000 anak zero-dose yang belum menerima imunisasi sama sekali.
Tiga orang dilaporkan tewas dalam insiden di kapal pesiar MV Hondius yang berlayar di Samudra Atlantik, setelah diduga terpapar hantavirus, penyakit langka yang ditularkan dari hewan pengerat ke manusia.