Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ternyata Perasaan Gembira Bisa Selamatkan Anda dari Corona

Helmi Ade Saputra, Jurnalis · Senin 06 April 2020 16:22 WIB
https: img.okezone.com content 2020 04 06 620 2194973 ternyata-perasaan-gembira-bisa-selamatkan-anda-dari-corona-4rtH5WxbG5.jpg Bahagia Bisa Selamatkan Anda dari Corona (Foto: Shutterstock)

Salah satu kunci pencegahan COVID-19 atau virus corona adalah menjaga imunitas. Ketika imunitas menurun, maka seseorang berisiko lebih besar tertular COVID-19.

Apa yang bisa membuat imunitas seseorang menurun? Perasaan cemas, stres dan khawatir yang berlebihan bisa membuat imunitas seseorang menurun. Karena itu, Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto dan Juru Bicara Penanganan COVID0-19, Achmad Yurianto selalu mengimbau masyarakat untuk selalu menjaga imunitas dengan tidak panik, di samping langkah pencegahan lain.

Hari ini pun Yuri memberikan edukasi mengenai isolasi mandiri atau kelompok yang menyinggung tentang imunitas. Menurutnya, proses isolasi tidak boleh menimbulkan stres atau kesedihan. Pasalnya kedua kondisi tersebut bisa berdampak pada imunitas tubuh yang semakin menurun.

“Apabila harus melakukan isolasi kelompok, lokasi sebaiknya dipilih agar mereka bisa bergembira. Ada fasilitas olahraga, melakukan aktivitas bersama, pokoknya harus senang. Perasaan gembira, tidak tertekan dan stres, sangat berpengaruh pada status perbaikan imunitas seseorang,” jelasnya.

(Baca Juga : Curhatan Para Survivor COVID-19, Virus Corona Tak Seseram yang Dibayangkan)

Rasa panik, stres, dan kecemasan berlebihan dapat memperburuk imunitas seseorang yang meningkatkan risiko terinfeksi COVID-19. Tidak hanya mengurangi risiko atau mencegah, perasaan gembira ini juga pastinya memengaruhi proses kesembuhan pasien COVID-19.

Seperti pernah diutarakan salah satu dari 3 orang pertama yang terinfeksi virus corona di Indonesia. Mereka yang pada waktu itu berstatus pasien 01, 02 dan 03 mengingatkan untuk tetap bahagia.

(Baca Juga : Jangan Takut, Virus Corona COVID-19 Tak Menular dari Benda yang Terinfeksi)

"Jangan panik, semuanya harus tetap bahagia, tetap tenang untuk menumbuhkan imun di dalam tubuh. Ini pesan untuk seluruh masyarakat Indonesia. Ketika kita panik, imun kita akan turun, jangan panik," tuturnya saat keluar dari RSPI Sulianti Saroso, 16 Maret 2020.

Pasien sembuh corona lain punya banyak yang mengatakan bila kunci proses penyembuhan adalah tidak stres. Wali Kota Bogor, Bima Arya yang sempat dinyatakan positif COVID-19 pun demikian.

Istri Bima Arya, Yane Ardian menuturkan, kondisi suaminya terus membaik salah satunya karena tak kepo atau membaca berita tentang COVID-19.

(Baca Juga : UAS Unggah Pesan Syeikh Ali Jum'ah soal Wabah Mematikan)

Bima Arya juga lebih fokus pada kesehatannya. Cara ini dianggap berhasil membuat imunitas Bima Arya kian meningkat. Kestabilan pikiran memberi dampak pada kesehatan suaminya yang tengah berjuang melawan COVID-19. Makanya, sebisa mungkin dia menjaga agar pikiran suaminya itu tetap positif dan memfokuskan kesembuhan sebagai tujuan sekarang.

(Baca Juga : Polos, Pedagang Nasi Goreng Bertanya: Virus Corona Keluar Jam Berapa?)

Kabar terakhir pada 2 April, Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim mengatakan kondisi Bima Arya stabil. Hasil rapid test juga negatif. So, mungkin perasaan gembira benar-benar bisa menyelamatkan Anda dari corona, selain langkah pencegahan lain tentunya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini