Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Lupa Melafalkan Niat Puasa Ramadhan, Ibadah Tetap Sah Asalkan ...

Novie Fauziah, Jurnalis · Kamis 07 Mei 2020 15:07 WIB
https: img.okezone.com content 2020 05 07 620 2210595 lupa-melafalkan-niat-puasa-ramadhan-ibadah-tetap-sah-asalkan-fRSmFDdOtv.jpg Ilustrasi. Foto: Shutterstock
A A A

Wajib hukumnya puasa pada bulan Ramadhan bagi orang islam yang sudah dewasa atau baligh. Sedangkan bagi anak-anak sebaiknya mereka dilatih agar kelak ketika dewasa sudah terbiasa puasa.

Ketika hendak melaksanakan puasa Ramadhan, biasanya umat Islam terlebih dahulu menjalankan sunah Rasul berupa makan sahur. Setelah itu baru kemudian baca niat sebelum imsak atau jelang sholat Subuh.

Sekretaris Lembaga Dakwa Khusus PP Muhammadiyah, Ustadz Faozan Amar menuturkan, pada dasarnya niat puasa tidak harus dilafalkan dengan bacaan niat. Namun niat yang dikatakan di dalam hati juga sudah cukup.

Lalu bagaimana jika lupa membaca niat puasa? Apakah puasanya sah? Ustadz Faozan bilang, jika seseorang lupa berniat puasa, maka puasanya tidak sah. Namun, jika orang tersebut lupa melafazkan bacaan niat puasa tetapi sejak awal hatinya sudah punya niat atau keinginan untuk puasa, maka amalannya itu tetap sah.

Baca Juga: Hukum Puasa untuk Anak Kecil yang Belum Baligh

"Kekeliruan yang terjadi dalam melafalkan niat puasa tak secara langsung dapat berpengaruh pada sah atau tidaknya puasa, selama terbesit dalam hati masing-masing untuk melakukan ibadah puasa pada keesokan harinya," katanya saat dihubungi Okezone, Kamis (7/5/2020).

Ustadz Faozan mengatakan agar membaca niat puasa tidak terlewatkan, sebaiknya disiasati saat malam hari atau setelah Sholat Tarawih. Selain itu bisa dengan membiasakan keluarga agar membaca niat secara bersama-sama.

"Niat berpuasa itu bisa juga diawal ketika memasuki bulan Ramadhan atau dapat dilakukan malam hari atau saat akan makan sahur. Agar tidak lupa maka ada tradisi mengucapkan niat secara bersama-sama seusai Sholat Tarawih," ucapnya.

Baca Juga: Marah saat Puasa Ramadhan, Bagaimana Hukumnya?

Berikut ini niat puasa Ramadhan:

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانِ هذِهِ السَّنَةِ لِلهِ تَعَالَى

Nawaitu sauma ghadin an’adai fardi syahri ramadhani hadzihisanati lillahita’ala

Artinya: "Saya niat berpuasa esok hari untuk menunaikan fardhu di bulan Ramadhan tahun ini, karena Allah Ta'ala."

Follow Berita Okezone di Google News

(abp)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini