Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Selamat Jalan Adi Kurdi

Adiyoga Priambodo, Jurnalis · Sabtu 09 Mei 2020 14:38 WIB
https: img.okezone.com content 2020 05 09 620 2211501 selamat-jalan-adi-kurdi-89dX7qsbMm.jpeg Adi Kurdi (Foto: Okezone)

JAKARTA - Aktor senior Adi Kurdi telah meninggal dunia akibat tumor otak di RS Pusat Otak Nasional, Jakarta. Sontak kabar meninggalnya Adi Kurdi membuat kagat jagat hiburan Tanah Air, setelah sebelumnya kepergian Didi Kempot.

Istri Adi Kurdi, Bernadetta Siti Restyratuti menjelaskan jika sang suami baru diketahui mengidap tumor otak seminggu sebelum meninggal. Hal ini diketahui setelah sang legenda jatuh pingsan saat makan siang.

“Ternyata ada massa di otak sebelah kiri,” kata Tuti.

Baca Juga:

Idap Tumor Otak, Adi Kurdi Sempat Pingsan sebelum Meninggal

Aktor Pendukung Terbaik hingga Lifetime Achievement, Kesuksesan Adi Kurdi setelah Keluarga Cemara

Selain mengidap tumor otak, Adi Kurdi yang lahir di Pekalongan 22 September 1948, sejak tahun 2007 juga mengidap glaukoma. Hal ini lah yang membuat Adi Kurdi mengalami kebutaan.

Meninggal di usia 71 tahun, Adi Kurdi sudah bermain film sejak 1981, berperan sebagai dokter Yaman di film Putri Seorang Jenderal. Setelah itu, tiga tahun kemudian ia muncul dalam film Raden Ajeng Kartini.

Aktor Lawas Adi Kurdi Meninggal Dunia

Setelah film Raden Ajeng Kartini, Adi vakum selama 10 tahun di dunia film sebelum akhirnya pada 1994 lalu memutuskan untuk bermain di film Surat Untuk Bidadari. Kemudian pada 2002, Adi memerankan karakter sebagai seorang Pastur untuk film, Aku Ingin Menciummu Sekali Saja. Nama Adi Kurdi semakin melejit ketika melakoni sosok Abah dalam serial televisi Keluarga Cemara.

Selama berkarier di industri film, Adi Kurdi langganan masuk dalam nominasi Piala Citra. Film Anak-anak Borobudur yang dibintangi pada 2007, Adi berhasil masuk menjadi salah satu nominasi Aktor Pendukung Terbaik. Film Kapan Kawin, Adi kembali meraih nominasi sebagai Aktor Pendukung Terbaik di gelaran Piala Citra 2015. Satu nominasi Aktor Pendukung Terbaik di perhelatan Piala Citra 2016, berkat perannya sebagai Profesor Burhan di Catatan Dodol Calon Dokter.

Di Indonesia Movie Actor Awards (IMA Awards) 2018, Adi Kurdi meraih penghargaan spesial Lifetime Achievement. "Saya ucapkan terima kasih untuk penghargaan ini. Saya tak pernah menduga akan mendapatkan penghargaan seperti ini. Saya punya harapan satu-satunya yaitu film itu harus bisa memberikan gambaran dan menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk menbangun mutu hidup yang lebih baik. Film itu sangat efektif untuk melakukan itu,” kata Adi saat itu.

Adi Kurdi kini telah dimakamkan di Bengkel Teater Rendra, Depok, Jawa Barat, Sabtu (9/5/2020). Di tempat ini, ada dua seniman lain yang turut dimakamkan seperti mendiang Rendra dan Mbah Surip.

Baca Juga:

Hadir dan Mengalir, Dua Moto Hidup Sosok Mendiang Adi Kurdi

Sederet Film yang Dibintangi Abah Adi Kurdi

 Jenazah Abah Adi Kurdi Disemayamkan di Bengkel Teater WS Rendra

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini