Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

5 Fakta Ribuan Pekerja di Pabrik Sepatu Nike dan Adidas Kena PHK

Wilda Fajriah, Jurnalis · Senin 25 Mei 2020 09:20 WIB
https: img.okezone.com content 2020 05 25 620 2219179 5-fakta-ribuan-pekerja-di-pabrik-sepatu-nike-dan-adidas-kena-phk-jLm4XxfUOJ.jpg Pabrik Sepatu Nike PHK Karyawan. (Foto: Okezone.com/Reuters)

JAKARTA - Industri alas kaki mendapat tekanan saat virus corona mulai merebak di Indonesia. Para pelaku usaha pun mulai efisiensi guna menjaga keberlanjutan bisnisnya.

Dua produsen sepatu ternama seperti Nike dan Adidas turut terkena dampak Covid-19. Keduanya pabrik sepatu ini pun terpaksa melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK).

Okezone pun merangkum fakta-fakta PHK massal di pabrik sepatu karena Covid-19, Senin (25/5/2020):

1. Adidas Tutup Pabrik di Tangerang

PT Shyang Yao Fung, produsen sepatu Adidas memutuskan untuk menutup pabrik sepatu yang ada di Tangerang.

"Per Mei ini sudah tutup. Di sana (pabrk di Tangerang) ada 2.500 pekerja," ujar Ketua umum Ketua umum Asosiasi Persepatuan Indonesia (Aprisindo) Eddy Widjanarko.

2. 2.500 Pegawai Kena PHK

Penutupan ini pabrik sepatu Adidas, PT Shyang Yao Fung membuat 2.500 pekerja Adidas kena PHK.

Selain Adidas, kata Eddy, sudah banyak juga perusahaan sepatu yang memutuskan untuk melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) pada pegawainya. Maka dari itu, dirinya berharap ada perhatian pemerintah terhadap industri ini.

3. Nike Kena Covid-19

Produsen sepatu di Indonesia kembali mengurangi jumlah tenaga kerja alias melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) karyawannya. Kali ini dilakukan PT Victory Chingluh Indonesia, produsen sepatu Nike di Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang.

"Karyawan PT Victory Chingluh Indonesia yang terletak di Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, melakukan kelulusan pabrik angkatan Covid-19," tulis Twitter @aboutTNG.

4. PHK 4.985 Pekerja

Industri alas kaki kembali mendapat kabar kurang baik, di mana salah satu produsen sepatu Nike, PT Victory Chingluh Indonesia melakukan efisiensi di tengah pandemi virus corona. Pabrik Nike yang ada di Pasa Kemis, melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) terhadap 4.985 karyawan.

Kabar tersebut pun dibenarkan Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Tangerang. Pabrik sepatu yang memproduksi sepatu Nike melakukan PHK.

"Iya betul ada (PHK), data yang disampaikan ke kami ada 4.985 orang yang kena PHK akibat pandemi Covid-19," ungkap Kepala Seksi Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Tangerang Hendra.

5. Minta Tolong ke Pemerintah

Sudah banyak juga perusahaan sepatu yang memutuskan untuk melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) pada pegawainya. Maka dari itu, etua umum Asosiasi Persepatuan Indonesia (Aprisindo) Eddy Widjanarko berharap ada perhatian pemerintah terhadap industri ini.

"Selama ini stimulus kan baru untuk usaha kecil. Industri menengah ke atas belum signifikan stilumulus yang ada. Harusnya seperti negara lain, sebagian gaji dibantu pemerintah," ujarnya.

1
2
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini