Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Perbedaan Bulan Purnama Stroberi dan Gerhana Bulan Penumbra

Pernita Hestin Untari, Jurnalis · Jum'at 05 Juni 2020 18:08 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 05 620 2225194 perbedaan-bulan-purnama-stroberi-dan-gerhana-bulan-penumbra-N8n8wOteKd.jpg (Foto: Okezone)

JAKARTA - Fenomena bulan purnama stroberi dan gerhana bulan penumbra akan terjadi pada Sabtu, 6 Juni 2020 dini hari. Menurut Ketua Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) RI, Thomas Djammaludin kedua fenomena tersebut berbeda.

Bulan Purnama Stroberi

Thomas mengungkapkan bulan purnama stroberi merupakan fenomena purnama biasa. Purnama stroberi merupakan penamaan yang biasa disebutkan oleh masyarakat barat, lantaran pada Juni merupakan waktu untuk memanen stroberi.

"Hanya sekedar penamaan tidak ada fenomena yang terlihat," kata Thomas kepada Okezone, Jumat (5/6/2020).

Ia melanjutkan secara umum bulan purnama stroberi dapat disaksikan sejak matahari tenggelam hingga dini hari. Fase puncaknya pada pukul 02.12 WIB. Saat purnama ini terjadi, bulan akan berada dalam jarak 369.005 kilometer dari pusat bumi.

Menurut Thomas fenomena ini dapat disaksikan di Indonesia dari arah barat daya. Untuk diketahui, Bulan purnama merupakan peristiwa di mana bulan berada di belakang Bumi ditinjau dari Matahari. Bulan akan terlihat lebih terang atau full moon.

Gerhana Bulan Penumbra

Sementara itu bulan penumbra, merupakan kondisi di mana seluruh bagian bulan berada di bagian penumbra Bumi. Penumbra lebih lanjut merupakan bayangan kabur yang terjadi pada saat terjadi gerhana atau lebih tepatnya terjadinya bayangan benda gelap Bulan. Sehingga, pengamat dapat mengamati Bulan yang terlihat lebih suram atau abu-abu.

Namun sayangnya, Thomas mengatakan bahwa fenomena tersebut tidak dapat diamati orang awam meskipun menggunakan teleskop.

"Kalau penumbra, orang awam tidak bisa melihat hanya samar saja. Walaupun dengan teleskop itu juga samar karena bayangan-nya samar kecuali diukur intensitasnya baru kelihatan," kata Thomas.

"Penumbra-nya bayangan sama jadi berbeda dengan gerhana," imbuh Thomas.

Gerhana bulan penumbra Sabtu dini hari nanti akan dimulai dari pukul 00.45 WIB, puncaknya pukul 02.24, dan berakhir pada pukul 04.04 WIB.

Fenomena tersebut akan terlihat di sebagian besar wilayah Eropa, Afrika, Asia, Australia, Samudra Hindia, dan Australia.

(ahl)

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini