Share
Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

4 Fakta Kalung Antivirus Corona yang Dikembangkan Kementan

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Minggu 05 Juli 2020 17:08 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 05 620 2241516 4-fakta-kalung-antivirus-corona-yang-dikembangkan-kementan-ozWKx1fxyO.jfif Kalung antivirus corona (Foto : Dok.Kementan)

Masyarakat kembali dihebohkan oleh kemunculan kalung antivirus corona yang diklaim dapat mencegah penularan Covid-19. Benda ini dikabarkan tengah berada dalam proses pengembangan yang dilakukan langsung oleh Badan Penelitian Pengembangan Kementerian Pertanian.

Kalung berwarna hijau dan bertuliskan Antivirus Corona ini mengandung tanaman Atsiri (eucalyptus). Dari hasil lab, disebutkan bahwa kalung antivirus corona bisa membunuh Covid-19.

Baca Juga : Kementan Siap Produksi Massal Kalung Anti Corona, Apa Fungsi?

Namun bagaimana keampuhannya? Berikut Okezone rangkumkan empat fakta kalung antivirus corona hasil penelitian Kementerian Pertanian RI.

Diklaim bisa membunuh 42% virus corona

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengatakan jika kalung ini dipakai selama 15 menit maka bisa membunuh 42% virus corona. Hal ini sudah diujicoba di laboratorium.

β€œIni sudah dicoba. Jadi ini bisa membunuh, kalau kontak 15 menit dia bisa membunuh 42% dari Corona. Kalau dia 30 menit maka dia bisa 80%," jelasnya di kantor Kementerian PUPR, Jumat 3 Juli 2020.

Kalung Antivirus Corona

Sudah dipatenkan Kementan

Sebelum viral di media sosial, produk kalung antivirus corona ini ternyata sudah dipatenkan oleh Kementan pada Mei lalu. Dalam proses produksinya, Kementan menggandeng PT Eagle Indo Pharma (Cap Lang).

Dari hasil kerjasama ini, setidaknya ada 3 produk produk yang sudah dipatenkan dan siap diproduksi massal. Antara lain inhaler, balsem atau sebagai minyak tetes untuk difuser, dan kalung antivirus corona.

Berbahan dasar Eucalyptus

Pihak Balitbangtan mengklaim bahwa bahan dasar yang mereka gunakan untuk membuat kalung antivirus corona yakni, tanaman eucalyptus, diklaim dapat mencegah virus covid-19 karena mengandung senyawa aktif 1,8-cineole (eucalyptol).

Hal ini karena senyawa aktif cineol dapat mengikat Mpro yang terdapat dalam virus Corona jenis apapun. Mpro sendiri merupakan main protease (3CLPro) atau enzim kunci dari virus korona yang memiliki peran penting dalam memediasi replikasi dan transkripsi virus. Mpro inilah yang ditarget agar laju replikasi dan transkripsi virus menjadi terhambat.

Minyak Kayu Putih

Sudah diuji coba

Kalung antivirus corona juga dilaporkan sudah melalui berbagai tahapan uji coba. Proses uji coba ini memakan waktu yang cukup lama, dan telah memiliki sertifikat level keselamatan biologi (Biosavety) Level 3 (BSL3) milik Balai Besar Penelitian Veteriner.

Sebelumnya, Kementan juga dikabarkan sudah berulang kali melakukan uji coba pada beberapa jenis virus corona seperti influenza, gamma Corona, dan beta Corona. Virus Covid-19 sendiri masuk dalam kategori atau varian beta Corona.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini