Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ini Perbedaan Kalung Antivirus Corona Kementan dengan Kalung Biru VSO

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Senin 06 Juli 2020 15:24 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 06 620 2241917 ini-perbedaan-kalung-antivirus-corona-kementan-dengan-kalung-biru-vso-tq8ohFJKvG.jpg Ilustrasi. (Hongkongfp)

PUBLIK dibuat gempar dengan kemunculan kalung antivirus corona yang rencananya akan diproduksi massal oleh Kementan (Kementerian Pertanian). Kalung ini dipercaya mampu melawan virus SARS-CoV2 penyebab Covid-19.

Sampai saat ini kalung antivirus corona masih dikembangkan di Badan Penelitian Pengembangan Kementerian Pertanian. Jadi, saat ini kalung berwarna hijau tersebut belum bisa dimiliki masyarakat.

Di sisi lain, kalung antivirus semacam ini sudah pernah ada dan menghebohkan publik juga. Sebelum ini sudah pernah ada kalung antivirus buatan Jepang dan punya klaim mampu menghalau tubuh terhadap virus corona. Nama kalungnya ialah kalung biru VSO (Virus Shut Out).

Kalung biru VSO ini sudah dijual di beberapa e-commerce. Jika dilihat dari informasi yang tertera di lapak penjual, kalung biru ini merupakan antivirus dan bakteri.

Baca Juga: Tanggapi Kalung Antivirus Corona Kementan, Ini Kata Pakar Kesehatan?

Meski kedua jenis kalung sama-sama klaim dapat mencegah virus corona, tampaknya dua kalung ini tetap memiliki perbedaan. Nah, di artikel ini Okezone coba merangkum beberapa perbedaan antara Kalung Antivirus Corona Kementan dengan Kalung Biru VSO buatan Jepang. Berikut penjelasannya:

1. Kandungan di dalam kalung

vso

Ya, antara Kalung Antivirus Corona Kementan dengan Kalung Biru VSO punya kandungan yang berbeda. Jika Kalung Antivirus Corona Kementan mengandung eucalyptus (minyak kayu putih), sedangkan Kalung Biru VSO bahan utamanya adalah chlorine dioxide generator (sodium chlorite, natural zeolite).

2. Durasi pemakaian

Kalung Antivirus Corona Kementan, menurut penjelasan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, bila dipakai pasien Covid-19 hanya butuh waktu 15 menit untuk membunuh 42% virus SARS-CoV2 di dalam tubuhnya. Kalau dipakai 30 menit, virus yang mati mencapai 80%. "Ini sudah diuji di laboratorium," katanya.

Sedangkan Kalung Biru VSO tak menjelaskan secara pasti jumlah virus yang mati karena penggunaan alat buatan Jepang tersebut. Namun, produsen memberi keterangan bahwa kalung dipakai selama 30 hari sebagai durasi masa aktif.

3. Produksi Massal

Sayangnya, Kalung Antivirus Corona Kementan belum diproduksi massal, sehinggal masyarakat belum dapat memilikinya. Maka hingga saat ini, produk tersebut belum diketahui harga satuannya.

Sedangkan untuk Kalung Biru VSO, harga di pasaran berkisar mulai dari jual Rp160 ribu hingga Rp200 ribu / per item.

Baca Juga: Kalung Antivirus Corona Diklaim Bisa Bunuh 42% Virus dalam 15 Menit

4. Berbentuk Kalung

Karena keduanya sama-sama memberi label 'kalung' maka bentuk dari keduanya pun tak jauh berbeda. Kalung Antivirus Corona Kementan berbentuk seperti lanyard yang memiliki kantung di bagian ujungnya. Terlihat juga dari foto yang beredar kalau di kantong tersebut memiliki beberapa lubang.

Sementara itu, Kalung Biru VSO juga memiliki lanyard untuk menggantungnya di leher dan bagian kantung berwarna biru dengan lubang-lubang kecil yang membentuk sebuah pola tertentu. Lubang ini sepertinya dimaksudnya untuk sirkulasi kandungan di dalam kantung yang diterima tubuh.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini