Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ini Cara Baru TK di Semarang Terapkan New Normal

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Selasa 28 Juli 2020 17:39 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 28 620 2253409 ini-cara-baru-tk-di-semarang-terapkan-new-normal-qxoTaMnAOw.jpg Aktivitas di TK Permata Hati (Foto: Dok TK Permata Hati)

BEBERAPA sekolah di Indonesia sudah menerapkan pembelajaran tatap muka, tentu dengan tetap menjalankan protokol kesehatan dengan ketat. Salah satunya Taman Kanak-Kanak (TK) di Semarang, Jawa Tengah ini.

Ya, di sekolah TK Permata Hati melakukan konseling tatap muka setiap dua pekan sekali dengan jumlah maksimal enam murid. Sisanya tentu saja belajar online atau kedatangan guru langsung ke kediaman murid, demikian menurut laporan New York Post.

Dok TK Permata

Baca Juga: Ada Karyawan Positif Covid-19 di Kantormu, Tracing Rapid Test Aja Enggak Cukup!

Dalam salah satu momen, kelas dibuat sedemikian rupa dengan sekat atau partisi plastik untuk memastikan tidak adanya transfer virus antarmanusia. Jadi, si murid berada di dalam kubikel plastik dan si guru berada di bagian luar. Dikatakan dalam laporan tersebut, pihak sekolah memastikan sekat disemprot disinfektan sebelum dan sesudah kelas berlangsung.

"Dibuatnya kubikel plastik itu merupakan komitmen kami memprioritaskan protokol kesehatan untuk semua murid," kata Kepala Sekolah TK Permata Hati Semarang Hindarwati.

Tidak hanya itu, aturan sekolah pun jelas terkait dengan penggunaan masker di area sekolah, face shield, bahkan menggunakan sarung tangan. Lalu, pihak sekolah pun akan mengukur suhu anak-anak terlebih dulu sebelum masuk ke dalam kelas.

Lebih lanjut, diterangkan juga bahwa ada kebebasan bagi orangtua yang tidak bersedia anaknya diajak sekolah tatap muka, diberikan fasilitas kelas daring lewat Zoom atau guru mendatangi langsung rumah murid.

Sesi guru datang langsung ke rumah adalah saat materi pelajaran mengenai menari, musik, ataupun membaca Alquran. Saat mendatangi murid ke rumahnya, guru-guru akan dibekali partisi 'portable' yang menjamin pembelajaran tatap muka di rumah murid tetap aman dari penyebaran virus corona.

"Aku senang sekali belajar lewat Zoom, karena aku masih bisa bertemu dengan teman-teman maupun guru aku. Aku menyukainya," cerita Jihan Notharisa, salah seorang murid TK.

TK Permata Hati

Baca Juga: Agar Tak Bawa Penyakit ke Rumah Usai Beli Hewan Kurban, Lakukan 3 Langkah Ini Ya

Di sisi lain, pihak orangtua pun menyambut baik ide baru yang diterapkan sekolah. "Sebagai orangtua, kami sangat mendukung kegiatan ini, sehingga anak-anak kami dapat bertemu langsung dengan guru mereka walaupun waktunya terbatas," kata Nita Dwi Nurhayati, seorang ibu dari murid TK tersebut. (dwk)

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini