Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pelaksanaan Ibadah Kurban Wajib Terapkan Protokol Kesehatan!

Kamis 30 Juli 2020 00:40 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 29 620 2254161 pelaksanaan-ibadah-kurban-wajib-terapkan-protokol-kesehatan-5m3sbRAVL8.jpg ilustrasi (Okezone)

JAKARTA - Menteri Agama Fachrul Razi mengingatkan pelaksanaan ibadah kurban dari menyembelih hingga membagikan dagingnya agar menerapkan protokol kesehatan secara ketat, untuk mencegah tertularnya virus corona atau Covid-19.

Kementerian Agama telah menerbitkan panduan penyembelihan hewan kurban di saat pandemi Covid-19 yang tertuang dalam Surat Edaran Menteri Agama Nomor 18 tahun 2020 dan masyarakat diminta menaati itu.

“Pelaksanaan ibadah kurban di daerah yang kasus dan penularan Covid-19 masih tinggi, wajib memperhatikan penerapan protokol kesehatan, seperti penerapan jaga jarak fisik, penerapan kebersihan personal panitia,serta penerapan kebersihan alat yang digunakan dalam pencacahan daging kurban,” kata Facrul Razi, Rabu (29/7/2020).

Baca juga: Sains Membuktikan Kebenaran Alquran, Langit Dipenuhi Pintu-Pintu

Hal itu disampaikan Menag saat mencanangkan Gerakan Teladan Berkurban Nasional 2020 dalam rangka menyambut Idul Adha 1441 H bersama Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) M Jusuf Kalla yang digelar secara daring.

“Penerapan protokol kesejatan dalam penyembelihan hewan kurban diharapkan bisa memutus penyebaran Covid-19 yang hingga saat ini belum menunjukan grafik melandai. Bahkan angkanya masih bergerak naik di sejumlah daerah,” sambung Menag.

Dalam kesempatan itu, Menag mengajak masyarakat yang secara ekonomi mampu untuk berkurban pada Idul Adha dan hari raya Tasrik. Pasalnya, banyak masyarakat yang membutuhkan terutama di tengah pandemi Covid-19.

“Pada prinsipnya, meski daging kurban sebagian boleh dikonsumsi oleh orang yang berkurban, termasuk dibagikan kepada kerabat dan tetangga, namun dalam situasi sekarang sangat dianjurkan sebanyak mungkin daging kurban dibagikan kepada fakir miskin,” katanya seperti dilansir dari laman resmi Kemenag.

Menag menambahkan dalam rangka ketahanan gizi masyarakat, konsumsi daging kurban sangat bermanfaat. Selain membantu kaum dhuafa dengan daging kurban, Menag juga mengajak segenap umat muslim untuk terus meningkatkan pengelolaan zakat, infak, sedekah dan wakaf serta kedermawanan dan kepedulian untuk menolong meringankan beban masyarakat yang membutuhkan.

Baca juga: Wajib Tahu, Berikut 4 Hari Diharamkan Puasa pada Bulan Ini

“Mari tanamkan dan budayakan berkurban sebagai salah satu simbol ketaatan kepada Allah dan kedekatan dengan masyarakat sekitar kita. Umat yang taat berkurban, Insya Allah diharapkan akan mampu menjaga nilai-nilai ukhuwah seagama, sebangsa dan setanah air. Selamat menambut hari raya Idul Adha 1441 Hijriah,” tandas Menag.

Lokasi pencanangan Gerakan Teladan Berkurban Nasional 2020 dalam rangka menyambut Idul Adha 1441H ini digelar serentak secara daring dari tiga daerah, yakni Kabupaten Purbalingga (Jawa Tengah), Provinsi Jawa Timur, dan Provinsi Sulawesi Selatan.

Kabupaten Purbalingga menjadi satu-satunya kabupaten yang dipilih menjadi lokasi Pencanangan Gerakan Teladan Berkurban Nasional 2020. Lokasi pencanangan berlangsung di Desa Kedarpan, Kecamatan Kejobong, Kabupaten Purbalingga.

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini