Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Sri Mulyani Sebut Ekonomi Bisa Minus Sepanjang 2020, Indonesia Resesi?

Rina Anggraeni, Jurnalis · Selasa 25 Agustus 2020 11:53 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 25 620 2267032 sri-mulyani-sebut-ekonomi-bisa-minus-sepanjang-2020-indonesia-resesi-rfndslzE84.jpg Resesi Ekonomi (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memproyeksi ekonomi Indonesia berada di zona negatif pada 2020.

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengatakan, ekonomi pada kuartal I-2020 tumbuh 2,97% dan di kuartal II-2020 kontraksi 5,32%, sehingga secara semester I-2020 mencapai minus 1,24%.

"Downside risk menjadi lebih besar atau kemungkinan perekonomian akan berada pada zona negatif keseluruhan tahun. Downside menjadi tanda yang cukup nyata yang harus kita kelola di kuartal II dan IV," kata Sri Mulyani, Selasa (25/8/2020).

Baca Juga: 1,5 Bulan Jadi Penentu Ekonomi RI Kuartal III, Apakah Resesi?

Dia melanjutkan, pertumbuhan Indonesia masuk negara pertumbuhan ekonomi yang paling rendah di Asia. Pasalnya ekonomi di beberapa negara Asia sudah terkontraksi dalam seperti Filipina, Singapura dan Malaysia.

"Banyak negara kontraksi lebih dalam kayak Spanyol, Malaysia , Filipina Singapur itu tergantung strukktur ekonomi. Sedangkan Indonesia masuk negara ekonimi rendah di Asia karena minus 5,32%," jelasnya.

Kendati demikian, dia optimis konsumsi pemerintah akan tumbuh positif seiring stimulus dan upaya pemulihan ekonomi nasional.

"Untuk konsumsi pemerintah akan positif seiring APBN kita alami perubahan dengan stimulus dan penanganan ekonomi pada kuartal III dan kuartal IV. Ini akan memberikan kontribusi positif, sehingga growth-nya antara 2-4%," tandasnya.

 

(dni)

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini