Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Simak 7 Fakta Tol Pertama di Aceh, Ada Harapan Ekonomi

Natasha Oktalia, Jurnalis · Minggu 30 Agustus 2020 10:07 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 29 620 2269440 simak-7-fakta-tol-pertama-di-aceh-ada-harapan-ekonomi-ImZXbVAjjV.jpg Presiden Jokowi Resmikan Tol Sigli-Banda Aceh Seksi 4. (Foto: Okezone.com/Hutama Karya)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo meresmikan ruas Tol Aceh. Tol tersebut menghubungkan Sigli-Banda Aceh Seksi IV.

Nantinya tol pertama di Aceh dengan panjang 74 km ini akan mempercepat perjalanan dan konektivitas yang lancar. Selain itu Presiden berharap dengan adanya tol tersebut dapat menaikan perekonomian Provinsi Aceh.

Untuk itu, Okezone telah merangkum beberapa fakta mengenai Tol Pertama di Aceh, Jakarta, Minggu (30/8/2020):

1. Diresmikan Presiden

Pembangunan ruas tol yang menghubungkan Sigli-Banda Aceh tersebut rampung. “Dengan mengucap bismillahhirohmanirohim, jalan tol ruas Sigli Blang Bintang Seksi IV Indrapuri Blang Bintang hari ini saya nyatakan diresmikan,” kata Jokowi di Gerbang Tol Blang Bintang, Selasa (25/8/2020).

2. Menyerap Banyak Tenaga Kerja

Pembangunan tol pertama di Aceh tersebut menurut Presiden Jokowi merupakan pembangunan yang menyerap banyak tenaga kerja. Tentunya dirinya berharap perekonomian nasional pun dapat menggeliat di tengah Pandemi.

3. Meningkatkan Efisiensi Waktu

Pembangunan ruas jalan Tol Trans Sumatera tersebut akan meningkatkan efisiensi waktu tempuh selama 53 jam. Serta meningkatkan multiplier effect dua hingga kali jika proyek tersebut rampung di 2024.

4. Strategi Percepatan Pemulihan Ekonomi

Pembangunan infrastruktur dapat mempercepat pemulihan ekonomi nasional di tengah pandemi corona. "Pembangunan infrastruktur menjadi salah satu strategi yang memberikan daya ungkit untuk percepatan pemulihan ekonomi nasional," ujarnya.

5. Proses Pembebasan Lahan Cepat

Jokowi mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada para kepala daerah di Provinsi Aceh dan masyarakat. Menurutnya proses pembangunan jalan tol ini tidak lepas dari cepatnya pembebasan lahan.

Bahkan menurutnya cara cepat pembebasan lahan di Aceh bisa diadopsi di provinsi lain. Dengan begitu pembangunan jalan tol dapat sepenuhnya selesai.

6. Terhubung dengan Sentra Ekonomi.

Jokowi meminta kepada gubernur Aceh agar jalan tol yang dibangun dihubungkan dengan sentra-sentra ekonomi. Baik pertanian, pariwisata, maupun kawasan industri.

“Sehingga betul-betul bermanfaat bagi masyarakat kita di Aceh. Dan kita harapkan lagi Aceh akan jadi episentrum pertumbuhan ekonomi baru di Pulau Sumatera. Dan jangan lupa, libatkan yang namanya usaha mikro, usaha kecil, menengah, biar mereka juga turut merasakan kue ekonomi dari infrastruktur yang kita bangun, pungkasnya.

7. Progres Tol Aceh

Pada pengerjaan konstruksi Seksi 1 yang menghubungkan Padang Tiji-Seulimeum sepanjang 25 km. Progresnya telah mencapai 19,2%.

Kemudian progres konstruksi Seksi 2 Seulimeum-Jantho sepanjang 6 km mencapai 40,5% progres konstruksi Seksi 3 Jantho-Indrapuri sepanjang 16 km mencapai 65%, progres konstruksi Seksi 4 Indrapuri-Blang Bintang sepanjang 14 km mencapai 100% (telah diresmikan Jokowi)

Selanjutnya, progres konstruksi Seksi 5 Blang Bintang-Kota Baru sepanjang 8 km telah mencapai 15,1% dan progres konstruksi Seksi 6 Kota Baru-Baitussalam sepanjang 5,2 km mencapai 32,7%.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini