Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Puncaki Klasemen MotoGP saat Tak Kompetitif, Begini Perasan Dovizioso

Ezha Herdanu, Jurnalis · Selasa 15 September 2020 16:32 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 15 620 2278173 puncaki-klasemen-motogp-saat-tak-kompetitif-begini-perasan-dovizioso-eUqZs5e6LE.jpg Andrea Dovizioso (Foto: motogp.com)

MISANO – Pembalap Tim Mission Ducati, Andrea Dovizioso, mengungkapkan perasaannya berhasil memuncaki klasemen sementara MotoGP musim 2020. Dovizioso merasa hal terasa sangat aneh, mengingat ia sendiri sadar kurang begitu kompetitif di MotoGP 2020.

Sebagaimana diketahui, Dovizioso memang menjalani kampanyenya di MotoGP 2020 dengan performa yang kurang begitu mengesankan. Bagaimana tidak, Dovizioso baru mengoleksi dua podium dari enam balapan yang sudah berlalu.

Meski begitu, Dovizioso beruntung bisa sementara memuncaki klasemen MotoGP 2020. Keberhasilan tersebut didapatkan DesmoDovi –julukan Dovizioso– usai menyelesaikan balapan di MotoGP San Marino 2020 di posisi ketujuh.

Andrea Dovizioso

Sementara sang pemuncak klasemen sebelumnya, yakni Fabio Quartararo, justru harus gagal membawa poin dalam balapan yang digelar di Sirkuit Misano tersebut. Ya, El Diablo –julukan Quartararo– mengalami crash saat memasuki lap ke-18 karena memiliki masalah pada motornya, YZR M-1.

Dovizioso pun untuk sementara berada di pucuk klasemen sementara MotoGP 2020 dengan keunggulan enam poin dari Quartararo. Dovizioso pun lantas memberikan komentar soal keberhasilannya memimpin klasemen MotoGP 2020 untuk saat ini.

Baca Juga: Bukan Perkara Gaji, Ini Alasan Utama Dovizioso Tinggalkan Ducati

Pembalap berusia 34 tahun tersebut mengaku memiliki perasaan yang aneh, lantaran bisa berada di pucuk klasemen sementara MotoGP 2020. Pasalnya Dovizioso sendiri sadar betul bahwa ia kurang begitu kompetitif di MotoGP 2020.

“Rasanya sangat aneh jadi pemimpin klasemen. Akan tetapi, ini mengonfirmasi pendapat saya sebelumnya bahwa semuanya memang tergantung pada ban Michelin,” jelas Dovizioso, seperti dirangkum dari GPOne, Selasa (15/9/2020).

“Lihat saja kiprah saya sejauh ini, berapa kali saya benar-benar cepat dan kompetitif? Sangat jarang! Terlebih saya hanya unggul enam poin saja (dari Quartararo), jadi ini konfirmasi bahwa ban menentukan semuanya,” tutup pembalap asal Italia tersebut.

(fmh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini