Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Misteri Kematian Briptu Andry Terungkap, Tewas Ditabrak Oknum Anggota TNI

Fakhrizal Fakhri , Jurnalis · Jum'at 18 September 2020 15:12 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 18 620 2279961 misteri-kematian-briptu-andry-terungkap-tewas-ditabrak-oknum-anggota-tni-oC8BgMIW80.jpg Foto; Sindonews

JAKARTA – Misteri kematian Briptu Andry Budi Wibowo, yang bertugas di Biro Provos Divpropam Mabes Polri mulai menemukan titik terang. Polisi menduga Briptu Andry merupakan korban tabrak lari di Jalan Sapi Perah Kelurahan Pondok Ranggon, Jakarta Timur.

"Ada indikasi korban tabrak lari," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus di Mapolda Metro Jaya, Jumat (18/9/2020).

(Baca juga: Diduga Tewas Dibegal, Briptu Andry Bertugas di Provos Mabes Polri)

Indikasi tersebut berdasarkan, polisi menemukan pelat nomor milik pelaku tabrak lari di lokasi kejadian. Polisi pun telah mengamankan seorang oknum anggota TNI yang diduga sebagai pelaku.

Saat ini, lanjut Yusri, oknum anggota TNI tersebut telah diserahkan ke Pomdam Jaya guna dilakukan penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut. Yusri juga tidak memberitahu identitas pelaku penabrak Briptu Andry. 

(Baca juga: Diduga Dibegal, Briptu Andry Ditemukan Tewas di Pondok Ranggon)

"Dilakukan penyelidikan, diamankan seseorang memang anggota TNI sekarang kita serahkan ke Pomdam Jaya untuk penyelidikan lebih lanjut," ujarnya.

Sebelumnya, seorang anggota kepolisian, Briptu Andry Budi Wibowo ditemukan tewas di Jalan Sapi Perah Kelurahan Pondok Ranggon, Jakarta Timur (Jaktim). Ia diduga meninggal dunia akibat menjadi korban pembegalan.

Wakapolres Metro Jakarta Timur, AKBP Stevanus Tamuntuan membenarkan adanya anggota polisi yang ditemukan meninggal dunia tersebut. Namun, belum bisa memastikan penyebab yang bersangkutan meregang nyawa.

"Ya benar, ada anggota polisi ditemukan tewas. Tapi kita belum bisa simpulkan kejadiannya apa," kata Stevanus saat dikonfirmasi, Jakara, Kamis 17 September 2020.

Saat ini, jajaran Polres Metro Jakarta Timur sedang melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Jasad korban pun sedang divisum guna mengungkap penyebab kematian korban.

"Kami menunggu hasil olah TKP dan penyebab kematian menunggu hasil visum. Masih dilakukan olah TKP dan mengumpulkan saksi-saksi, fakta-fakta dan bukti-bukti di TKP saat ini. Dokter forensik yang menentukan luka akibat apa," tutup Stevanus.

(fmi)

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini