Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

WHO Akui Rapid Test Efektif Lacak Virus Corona

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Selasa 29 September 2020 11:53 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 29 620 2285408 who-akui-rapid-test-efektif-lacak-virus-corona-ZYyGuI2Yrp.jpg Ilustrasi rapid test (Foto : AP News)

Secara mengejutkan, Badan Kesehatan Dunia (WHO) menyiapkan 120 juta tes diagnostik cepat antigen atau yang biasa disebut dengan Rapid Test untuk negara berpenghasilan rendah hingga menengah. Untuk sekali tes, harga maksimum yang ditetapkan adalah Rp74 ribuan.

Dijelaskan dalam laman WHO, Rapid Test tersebut bisa membaca hasil pemeriksaan hanya dalam waktu 15 menit, bukan dalam hitungan jam atau hari lagi. Dengan begitu, diharapkan perluasan pengujian terutama di negara yang tidak memiliki fasilitas laboratorium yang luas.

Rapid Test

"Rapid Test memungkinkan negara untuk meningkatkan kecepatan pengujian, melacak, dan merawat orang dengan Covid-19 di titik perawatan, terutama di daerah dengan sistem kesehatan yang kekurangan sumber daya," tulis laporan WHO yang dipublikasi Senin (28/9/2020).

Baca Juga : Cantiknya Amanda Manopo Pakai Dress Kupu-Kupu, Bang Billy: Baby I Like It

Sementara itu, Direktur Jenderal WHO Dr Tedros Adhanom Ghebreyesus menjelaskan bahwa Rapid Test ini sangat penting untuk mencari keberadaan virus di tengah masyarakat. Dengan pelacakan yang cepat, diharapkan tindakan isolasi kontak dekat bisa segera dilakukan dan penyebaran virus bisa dihentikan.

"Rapid Test berkualitas tinggi menunjukkan kepada kita di mana virus bersembunyi, yang merupakan kunci untuk melacak dan mengisolasi kontak dekat dengan cepat, serta memutus rantai penularan. Test ini pun penting bagi pemerintah yang ingin ekonominya membaik, sejalan juga dengan upaya menyelamatkan nyawa manusia," kata Dr Tedros.

Di sisi lain, Technical Lead Covid-19 WHO Dr Maria Van Kerkhove, yang juga seorang epidemiologi penyakit menular, menerangkan bahwa Rapid Test ini seperti jawaban dari pemeriksaan PCR Test yang memakan waktu lama.

"Banyak negara melakukan PCR Test, tapi tantangannya adalah waktu yang cukup lama dan harga yang tidak murah. Berbeda dengan Rapid Test, tes ini cepat dan murah. Hasilnya bisa didapat dalam waktu singkat dan ini akan meningkatkan pengendalian penularan penyakit di masyarakat," katanya dalam konferensi pers, belum lama ini.

Rapid Test

Dr Kerkhove menerangkan, Rapid Test bekerja maksimal pada orang yang memiliki viral load Covid-19 yang tinggi. "Antigen ini akan memberikan reaksi 2 sampai 7 hari setelah mereka memperlihatkan gejala," sambungnya.

Di kesempatan itu pun dr Kerkhove menyoroti fenomena PCR Test yang masih sulit dimiliki beberpaa negara dan juga perlu waktu lama untuk mendapatkan hasil. Karena itu, WHO melihat Rapid Test akan sangat membantu.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini