Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Bottas-Hamilton Naik Podium di F1 GP Rusia 2020, Wolff Sangat Puas

Djanti Virantika, Jurnalis · Selasa 29 September 2020 19:01 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 29 620 2285773 bottas-hamilton-naik-podium-di-f1-gp-rusia-2020-wolff-sangat-puas-ribJxvKM2n.jpg Valtteri Bottas. (Foto: Laman Mercedes)

SOCHI – Bos Tim Mercedes AMG Petronas, Toto Wolff, tak bisa menutupi rasa bahagianya melihat hasil manis yang berhasil diraih dua pembalapnya di F1 GP Rusia 2020. Terlebih, hasil ini membuat tren positif Mercedes di Sirkuit Sochi dan juga F1 2020 terus berlanjut.

Dua pembalap Mercedes, Valtteri Bottas dan Lewis Hamilton, memang sukses menuai hasil manis di F1 GP Rusia 2020. Bottas keluar sebagai pemenang setelah finis dengan catatan waktu 1 jam 34 menit.

Lewis Hamilton

Sementara itu, Hamilton naik podium ketiga setelah catatan waktunya menyentuh garis finis terpaut 22 detik dari Bottas. Untuk Hamilton sendiri, hasil yang didapat kemungkinan bisa jauh lebih baik jika tak mendapat penalti.

BACA JUGA: Kena Penalti hingga Finis Ke-3 di Rusia, Hamilton Tetap Bersyukur

Sebab, ia sendiri sudah memulai balapan dari urutan terdepan di Sirkuit Sochi, Rusia, pada Minggu 27 September 2020 malam WIB. Tetapi kondisi ini tak menyurutkan rasa senang Wolff melihat kedua pembalapnya berhasil naik podium.

“Kami telah memegang rekor kemenangan 100% kami di Sochi dan penyelesaian di posisi satu dan tiga adalah hasil yang bagus untuk tim, jadi kami sangat puas,” ujar Wolff, sebagaimana dikutip dari laman resmi Mercedes, Selasa (29/9/2020).

“Di sisi Valtteri, kemenangan sudah lama dinantikan dan dia memimpin balapan yang brilian. Tidak ada kesalahan, dia mengatur ban dengan baik dan mengendalikannya sampai akhir, melaju melintasi garis finis,” lanjutnya.

“Di pihak Lewis, itu adalah balapan yang membuat frustrasi. Ada beberapa ruang untuk interpretasi dengan aturan awal latihan, jadi jelas, kami perlu menganalisis mengapa kami membuat kesalahan dan mengambil penalti. Seperti biasa, kami menang dan kalah bersama, tidak pernah menunjuk jari tetapi mencoba untuk menyelidiki apa yang dapat dilakukan lebih baik,” tukas Wolff.

(fmh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini