Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

6 Fakta di Balik DP Mobil 0%, tapi Siapa yang Beli?

Fadel Prayoga, Jurnalis · Sabtu 03 Oktober 2020 07:52 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 02 620 2287329 6-fakta-di-balik-dp-mobil-0-tapi-siapa-yang-beli-9EaKh1PEzx.jpg DP 0% untuk Kendaraan Mulai 1 Oktober. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)

JAKARTA - DP beli mobil mulai sekarang 0%. Hal ini dituangkan dalam Peraturan Bank Indonesia (PBI) No. 22/13/PBI/2020 tentang Perubahan Kedua atas PBI No. 20/8/2018 tentang Rasio LTV untuk Kredit Properti, Rasio FTV untuk Pembiayaan Properti, dan Uang Muka untuk Kredit atau Pembiayaan Kendaraan Bermotor (PBI LTV/FTV dan Uang Muka), berlaku efektif sejak 1 Oktober 2020.

Lantas seperti apa dampaknya, apakah penjualan mobil meningkat dengan aturan ini? Okezone merangkum fakta mengenai DP 0% mobil, Sabtu (3/10/2020):

1. Uang Muka Beli Mobil Jadi 0%

Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Onny Widjanarko mengatakan, penyempurnaan ketentuan PBI LTV/FTV dan Uang Muka merupakan tindaklanjut dari Keputusan Rapat Dewan Gubernur (RDG) bulan Agustus 2020.

"Memutuskan untuk menurunkan batasan minimum uang muka (down payment) dari kisaran 5%-10% menjadi 0% dalam pemberian KKB/PKB untuk pembelian kendaraan bermotor berwawasan lingkungan, dengan tetap memperhatikan prinsip kehati-hatian," kata Onny.

2. Berikut Hal yang Diatur BI

Kendaraan roda dua sebelumnya 10% menjadi 0%. Kendaraan roda 3 (no produktif) dari 10% menjadi 0% dan kendaraan roda 3 yang produktif dari 5% menjadi 0%.

3. Harga Mobil Jadi Murah

Sekretaris Umum Gabungan Industri Kendaraan Bermotor (Gaikindo) Kukuh Kumara menjelaskan, penurunan harga jual nanti tergantung jenis mobilnya masing-masing. Pasalnya, skema penghitungan yang ditetapkan untuk menghitung pajak pembelian mobil itu berbeda-beda.

"Macam-macam, tergantung dari jenis mobilnya, bervariasi, berbeda antara satu daerah dengan daerah yang lain. nanti ada skemanya," kata Kukuh.

4. Pengusaha Pesimis

Ketua I Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) Jongkie D Sugiarto menyebut insentif DP 0% bagi konsumen yang membeli mobil baru belum tentu menaikkan angka penjualan.

"Daya beli masyarakat saat ini menurun. Jadi DP 0% belum tentu bisa menaikkan angka-angka penjualan secara signifikan," ujar dia .

Dia juga menjelaskan daya beli masyarakat bisa tumbuh apabila pertumbuhan ekonomi nasional meningkat. "Daya beli masyarakat bisa meningkat seiring dengan meningkatnya pertumbuhan ekonomi nasional," ungkap dia.

5. 1,5 Juta Pekerja Automotif Terselamatkan

Sekretaris Umum Gabungan Industri Kendaraan Bermotor (Gaikindo) Kukuh Kumara mengatakan, dengan memperhatikan industri otomotif Tanah Air, maka itu suatu upaya untuk menyelamatkan 1,5 juta pekerja dari ancaman pengangguran. Pasalnya, bisnis tersebut mempunyai cakupan yang sangat luas, sehingga membutuhkan sumber daya manusia (SDM) yang cukup banyak.

"Penjualan itu hanya sebagian kecil aja, bukan tujuan utamanya. Sekitar 1,5 juta orang bekerja di situ. Nah, kalau industri jalan, orang mendapatkan upah," kata Kukuh.

6. Dp 0%, Daya Belinya Gimana?

Rencana membebaskan pajak terhadap pembelian mobil baru dinilai kurang efektif meningkatkan penjualan kendaraan roda empat tersebut. Pasalnya, akibat pandemi Covid-19 ini mayoritas masyarakat pendapatannya mengalami penurunan.

"Belum tentu pajak mobil baru 0% langsung penjualan mobil akan naik signifikan. Kemudian dari sisi kemampuan bayar (ability to pay) masyarakat di Indonesia masih rendah karena pendapatan menurun akibat pandemi," kata Ekonom Indef Bhima Yudhistira

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini