Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

F1 GP Turki 2020 Dipastikan Berlangsung Tanpa Penonton

Djanti Virantika, Jurnalis · Selasa 06 Oktober 2020 16:05 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 06 620 2289306 f1-gp-turki-2020-dipastikan-berlangsung-tanpa-penonton-BtPGk4zfPx.jpg Para pembalap F1. (Foto: F1)

PIHAK penyelenggara Formula One (F1) kabarnya sudah mengambil keputusan soal penyelenggaraan balapan di seri Turki musim ini. Harapan penggemar untuk menyaksikan balapan langsung di sirkuit telah tertutup rapat karena balapan dikabarkan akan berlangsung secara tertutup alias tanpa penonon.

Sebagaimana dikutip dari Crash, Selasa (6/10/2020), F1 GP Turki 2020 dipastikan berlangsung tanpa penggemar F1 alias secara tertutup. Langkah ini diambil karena meningkatnya kasus Covid-19 di negara tersebut.

Para pembalap F1

Tentu saja, kabar ini menjadi hal yang kurang menggembirakan bagi para pencinta F1 karena Sirkuit Istanbul Park sendiri diketahui sudah lama tak menggelar balapan jet darat tersebut. Terakhir kali, Turki menggelar balapan pada 2011.

BACA JUGA: F1 GP Emilia Romagna 2020, 13 Ribu Penonton Diizinkan Hadir ke Sirkuit

Setelah beberapa tahun absen, akhirnya seri ini masuk ke kalender F1 2020. Pihak F1 awalnya tak memasukkan seri ini, tetapi lantaran sejumlah balapan harus dibatalkan, akhirnya mereka memasukkan seri Turki dalam kalender baru.

Awalnya, balapan diharapkan bisa disaksikan hingga 100 ribu penonton. Sayangnya, balapan yang dijadwalkan berlangsung pada 15 November dan menjadi seri ke-14 musim ini tersebut tak bisa digelar secara terbuka.

Pejabat setempat menyarankan untuk menggelar balapan secara tertutup setelah meningkatnya kasus virus corona di Turki belakangan ini. Kantor Gubernur Istanbul mengonfirmasi bahwa acara tersebut sekarang akan dijalankan secara tertutup.

"Dalam lingkup upaya untuk memerangi pandemi virus corona dan sesuai dengan rekomendasi dari Komite Pandemi Provinsi Istanbul, F1 Grand Prix Turki akan diadakan tanpa penonton," bunyi pernyataan pihak pemerintahan Turki, sebagaimana dikutip dari Crash, Selasa (6/10/2020).

(fmh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini