Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Wamenparekraf Angela Tanoesoedibjo Yakin Labuan Bajo Bisa Jadi Destinasi Impian Kelas Dunia

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Rabu 07 Oktober 2020 13:31 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 07 620 2289797 wamenparekraf-angela-tanoesoedibjo-yakin-labuan-bajo-bisa-jadi-destinasi-impian-kelas-dunia-LoSwF6h8T5.jpg Pulau Padar. (Dimas/Okezone)

POTENSI wisata Labuan Bajo semakin berkembang. Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Angela Tanoesoedibjo menekankan, pentingnya Integrated Tourism Master Plan (ITMP) dalam pengembangan dan pembangunan pariwisata di Labuan Bajo dan sekitarnya.

Wamenparekraf Angela Tanoesoedibjo mengatakan, pengembangan dan pembangunan pariwisata berkelanjutan di Labuan Bajo, NTT, dapat dilakukan secara terpadu dan komprehensif jika mengacu pada ITMP sehingga ke depan perlu segera disusun ITMP secara bersama-sama.

 angela

"Forum Floratama 2020 ini menjadi wadah yang penting bagi seluruh stakeholders pariwisata dan ekonomi kreatif di Labuan Bajo dan sekitarnya untuk berdiskusi dan memberikan masukan agar pembangunan di Labuan Bajo dan sekitarnya dapat dilakukan dengan prinsip pariwisata berkelanjutan kelas dunia," kata Angela yang hadir secara virtual, seperti dikutip dari siaran pers yang diterima Okezone, Rabu (7/10/2020).

Baca Juga: Perajin Milenial Dilibatkan untuk Majukan Pariwisata Likupang

Dalam penyusunannya, Angela menyarankan agar ITMP didesain dengan teliti dan baik serta perlu mempertimbangkan potensi market yang ada, baik market domestik, internasional, terutama tren pariwisata ke depan pascapandemi Covid-19. Pembangunan yang baik harus bisa mencocokkan keunikan daerah wisata disesuaikan dengan kalkulasi potensi market yang tepat.

"Sehingga pembangunan yang ada itu tepat sasaran dan terukur. Kita harus bisa mencocokkan antara supply dan demand dan perlu ada target yang jelas, target yang terukur, breakdown pekerjaan, timeline yang jelas, dalam pembentukan ITMP tersebut," tutur Angela.

 

Selain itu, entitas penting yang harus dibangun adalah center of safety yang mampu mendukung kebutuhan masyarakat dan wisatawan dari segi keamanan, keselamatan, dan kesehatan.

Labuan Bajo telah ditetapkan sebagai lokasi pilot project untuk pembangunan center of safety yang nantinya akan diterapkan di destinasi lain. Labuan Bajo juga merupakan lokasi pilot project untuk penerapan pengelolaan sampah plastik di destinasi wisata bahari sebagai aksi dari Permen Parekraf Nomor 5 tahun 2020 yang membutuhkan dukungan dari pemda untuk implementasinya.

 angela

Baca Juga: Mampir Yuk ke Goa Sumitro, Objek Wisata Baru di Yogyakarta

Kawasan Strategis Pariwisata Nasional Taman Nasional Komodo dan Labuan Bajo juga perlu terus berbenah dalam membangun destinasi dan kawasan wisata baru, termasuk dalam menyiapkan NTT sebagai venue utama dan supporting venue perhelatan ASEAN Summit dan G20 tahun 2023. Perlu dilakukan upaya maksimal agar agenda ASEAN Summit dan G20 dapat terlaksana dengan baik agar menjadi satu lagi wujud dari kemajuan Indonesia.

"Kami yakin Nusa Tenggara Timur bisa menjadi destinasi impian kelas dunia yang aman dan nyaman untuk dikunjungi. Dengan kita membangun dan menyediakan quality tourism practices and standard untuk wisatawan, pasti manfaat baiknya akan kembali kepada kita, seperti devisa yang tinggi bagi Indonesia dan nilai ekonomi, lapangan pekerjaan yang besar untuk masyarakat di Nusa Tenggara Timur," kata Angela.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini