Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kemenparekraf Gelar Pameran Virtual Lestarikan Cerita Rakyat

Minggu 25 Oktober 2020 10:50 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 25 620 2299181 kemenparekraf-gelar-pameran-virtual-lestarikan-cerita-rakyat-1tdaca5NIv.JPG Pameran virtual ilustrasi dongeng cerita rakyat (Foto: website Kemenparekraf)

PEMERINTAH melalui Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) menggendeng kultural.id dalam rangka mengelar pameran virtual ilustrasi dongeng bertajuk Kultural ID Virtual Exhibition. Kegiatan ini bertujuan menggali serta melestarikan dongeng dan cerita rakyat tradisional.

Direktur Pemasaran Ekonomi Kreatif, Kemenparekraf/Baparekraf, Yuana Rochma Astuti, menyebut kegiatan ini juga merupakan salah satu upaya merawat tradisi mendongeng dengan mendorong penciptaan dongeng-dongeng baru dengan penyampai pesan yang menarik.

"Kemenparekraf ikut mengambil peran dalam memajukan seni dan budaya melalui program-program yang melibatkan seniman, pekerja seni dan budaya, serta masyarakat yang lebih luas, yaitu dengan menyelenggarakan acara ini," ujar Yuana, menyitir dari website resmi Kemenparekraf.

Baca juga: Libur Long Weekend, Kepulauan Seribu Batasi Kuota Penginapan 50 Persen

Pameran virtual ini akan berlangsung pada 20-28 Oktober 2020 dan melibatkan para ilustrator Tanah Air. Pameran virtual ini dihelat sebagai kelanjutan dari program Digital Folklore Festival yang digagas oleh seniman dan sutradara pertunjukan, Rama Soeprapto.

Lebih lanjut Yuana menjelaskan, Kemenparekraf mendukung para seniman memanfaatkan platform digital untuk berkarya, agar para penikmat dongeng dan cerita rakyat tradisional dapat dengan mudah untuk mengaksesnya.

“Pemerintah mendukung seniman untuk bersiasat memanfaatkan keterbatasan dalam mencari kesempatan dan peluang. Berimajinasi dan berekspresi dalam medium dan estetika yang baru dengan nilai budaya di dalamnya akan meningkatkan nilai jual dari pelaku ekonomi kreatif dan karyanya saat ini, karena masyarakat penikmat seni juga mulai beralih ke digital,” paparnya.

Acara ini nantinya akan diisi oleh event serial pembacaan dongeng baru yang diangkat dari karya berjudul 'Bias' karya penulis Titien Wattimena, dengan melibatkan artis-artis Tanah Air yaitu Dian Sastrowardoyo, Reza Rahadian, Wulan Guritno, Tora Sudiro, Lukman Sardi, Rio Dewanto, Atiqah Hasiholan, Cut Mini, dan Shelomita.

Aktivis dongeng tanah air PM Toh juga turut terlibat dalam program ini dengan menampilkan beberapa dongeng tradisional yang dikemas menjadi pertunjukan yang menarik di platform media sosial.

Sementara itu, seniman dan sutradara pertunjukan, Rama Soeprapto, memuji langkah Kemenparekraf yang sangat mendukung upaya penciptaan karya-karya baru terutama yang memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai kantong-kantong baru yang mendukung terciptanya lapangan kerja dalam bidang industri kreatif.

“Dongeng Bias ini karya story telling yang baru. Tetapi berangkat dari tradisi dongeng yang merupakan kekayaan budaya kita,” kata Rama.

Nantinya kata dia, pameran virtual ilustrasi dongeng Bias ini melibatkan sembilan orang ilustrator yang telah menghasilkan banyak karya dengan karakter dan gaya masing-masing. Mereka yaitu Muhammad Taufiq 'Emte', Age 'Tutugraf' Airlangga, Safiera Amelia Kurnia, Komikrukii, Cecil & Ryno, Nathan Silaban, Nadya Noor, Gandhi Setyawan, dan Djayanti Aprilia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini