Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

5 Fakta Kenaikan Mata Uang China Yuan

Fakhri Rezy, Jurnalis · Sabtu 31 Oktober 2020 11:11 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 30 620 2301764 5-fakta-kenaikan-mata-uang-china-yuan-wtMScgrj0T.jpg Yuan (Shutterstock)

JAKARTA - Mata uang China Yuan menjadi sorotan para pelaku pasar. Pasalnya akan terjadi volatilitas dari mata uang tesebut.

Mata uang China yang dikenal sebagai renmimbi telah menguat sekira 1% dalam minggu ini terhadap dolar AS. Lonjakan tersebut menjauhkan yuan dari posisi di Juli 2018.

Namun, hal ini menjadi perhatian bagi pasar. Oleh sebab itu, Jakarta, Sabtu (31/10/2020), berikut fakta-fakta mengenai investor diminta waspadai mata uang China yuan:

 Baca juga: Investor Diminta Waspadai Mata Uang China Yuan, Ada Apa Nih?

1. Naik sekira 1% Dalam Sepekan

Mata uang China yang dikenal sebagai renminbi, menguat sekitar 1% minggu ini terhadap dolar AS ke level yang tidak terlihat sejak Juli 2018.

Kurang dari lima bulan lalu, yuan berada pada titik terlemahnya terhadap greenback sejak awal 2008.

2. Volatilitas Yuan dalam Setahun naik 5%

Spokeswoman State Administration of Foreign Exchange Wang Chunying mengatakan, secara tersirat, volatilitas yuang dalam satu tahun naik menjadi 5%. Angka ini sedikit lebih besar dari tahun-tahun sebelumnya yang kurang dari 2%.

 Baca juga: Kini Transaksi Perdagangan RI-China Pakai Rupiah dan Yuan

3. Bisnis Harus Bersiap untuk Pergerakan 2 Arah dalam Nilai Tukar

Wang menambahkan, daripada mengharapkan penguatan atau pelemahan yuan satu arah, bisnis harus bersiap untuk pergerakan dua arah dalam nilai tukar, dan melakukan lindung nilai dengan tepat tanpa berspekulasi.

"Dalam menghadapi fluktuasi nilai tukar, Bisnis harus memperkuat kesadaran pencegahan risiko mereka,"ujarnya.

4. Titik Tengah Harian Yuan

Pada hari Jumat, titik tengah harian resmi yang ditetapkan oleh bank sentral adalah 6,6703 yuan versus dolar AS, dengan kenaikan lebih dari 4% versus greenback untuk tahun ini sejauh ini. Penguatan yuan baru-baru ini terjadi karena indeks dolar AS telah jatuh ke level terendah sejak awal September.

5. Prospek Mata Uang China

Sementara nilai tukar yuan versus greenback diikuti dengan seksama, para pejabat sebelumnya menekankan bahwa nilai mata uang lebih akurat dicerminkan oleh indeks yuan yang dikelola pemerintah versus sekeranjang mata uang. Cetak mingguan terbaru indeks dari 16 Oktober adalah yang tertinggi sejak Maret.

Ketika ditanya tentang prospek mata uang China, PBoC monetary policy Departemen Head Sun Guofeng mengatakan, bank sentral akan mempertahankan nilai tukar yang fleksibel dan stabil.

"Sedikit apresiasi dalam nilai tukar yuan adalah cerminan alami dari lintasan yang baik dari ekonomi (China)," kata Sun.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini