Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

BUMN Diminta Jadi Penggerak Ekonomi di Tengah Resesi

Taufik Fajar, Jurnalis · Rabu 04 November 2020 14:14 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 04 620 2304042 bumn-diminta-jadi-penggerak-ekonomi-di-tengah-resesi-LRgq7yo8c4.png Peran BUMN Dalam Tangani Pandemi Virus Corona. (Foto: Okezone.com/BUMN)

JAKARTA - Badan Usaha Milik Negara (BUMN) memiliki peran penting di tengah pandemi saat ini. Kecepatan BUMN pun sangat penting guna menangani virus corona yang masih meluas di Indonesia.

Ketua Komisi VI DPR Faisol Riza mengatakan, kerja BUMN selama masa sulit akibat pandemi diharapkan bisa menjalankan tugas mulia sebagai lokomotif utama dalam menggerakan roda perekonomian sekaligus mengakselerasi pemulihan ekonomi pasca pandemi.

Baca Juga: Kabar Terkini Soal Uji Klinis Vaksin Covid-19 Asal China

Menurutnya, di masa pandemi Covid-19 ini, belanja pemerintah dan belanja BUMN menjadi andalan dalam menggerakan roda perekonomian. Pasalnya, meski ada beberapa sektor yang mengalami kenaikan, belanja sektor swasta secara umum sampai level terkecil, yakni sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) mengalami kesulitan.

Baca Juga: Sri Mulyani Tegaskan Uji Vaksin Covid-19 Harus Lewati Standar Keamanan WHO

“Yang bisa bekerja dengan cepat dan relatif tanpa hambatan adala BUMN. Misalnya belanja untuk membantu sektor kesehatan, itu BUMN yang kita lihat bisa bekerja penuh dan lbih cepat. Belanja pemerintah tentu terkendala, karena harus melalui rangkaian proses yang tidak mudah,” kata Faisol dalam webinar, Jakarta, Rabu (4/11/2020).

Faisol mencontohkan, dalam belanja vaksin Covid-19, BUMN bergerak cepat untuk memastikan Indonesia mendapatkan prioritas penyediaan vaksin. Dengan begitu, persediaan vaksin nantinya bisa didistribusikan kepada masyarakat.

“Kecepatan kerja BUMN ini putut kita puji. Karena dengan ini semua, proses pembangunan ekonomi akan berjalan. Kita tahu bahwa BUMN dengan pendapatan dan kapasitasnya memiliki modal untuk bisa menjadi penggerak ekonomi nasional. Sejak awal, BUMN harus menjadi tenaga utama yang menggerakan ekonomi nasional, terutama di masa sulit seperti sekarang ini,” imbuhnya.

BUMN juga diharapkan bisa meningkatkan keterlibatan UMKM. Hal itu sudah diinisiasi lewat program pasar digital (Padi) yang membuka penawaran ke UMKM untuk terlibat dalam belanja BUMN.

Faisol mendorong BUMN juga melibatkan UMKM, tidak hanya dari sisi belanja modal (capital expenditure), tapi juga dari sisi operational expenditure (opex). Dengan begitu, upaya pemulihan bisnis UMKM akan lebih terbantu.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini