Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Merger Bank Syariah hingga Bank Wakaf Mikro Kunci RI Go Global

Giri Hartomo, Jurnalis · Jum'at 06 November 2020 10:48 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 06 620 2305148 merger-bank-syariah-hingga-bank-wakaf-mikro-kunci-ri-go-global-z3rs8ZkYgz.png Bank Syariah. (Foto:: Okezone.com/Shutterstock)

JAKARTA - Pemerintah berkomitmen menjadikan Indonesia sebagai pemimpin ekonomi syariah global. Oleh karena itu, ekonomi syariah terus didorong agar bisa tumbuh lebih tinggi.

Wakil Presiden Ma’ruf Amin mengatakan, saat ini pemerintah sedang menyusun sejumlah kebijakan strategi. Bahkan beberapa kebijakan tersebut sudah ada yang diimplementasikan secara bertahap.

Baca Juga: Potensi Besar Ekonomi Syariah RI, Cek 7 Faktanya

“Saat ini pemerintah sedang menyusun sejumlah kebijakan strategis untuk mendukung komitmen tersebut. Beberapa dari kebijakan tersebut sudah mulai diimplementasikan secara bertahap,” ujarnya melalui keterangan tertulis, Jumat (6/11/2020).

Menurut Ma’ruf, saat ini pemerintah sedang menyiapkan pembentukan ekosistem keuangan syariah yang dapat melayani nasabah dari yang sangat kecil sampai nasabah besar. Dengan demikian, semua segmen dapat terlayani oleh lembaga keuangan syariah.

Baca Juga: Transaksi Festival Ekonomi Syariah 2020 Tembus Rp5 Triliun

Rencana tersebut meliputi merger tiga bank Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) dan penguatan serta perluasan Bank Wakaf Mikro (BWM), Baitul Maal wat Tamwil (BMT), Lembaga Keuangan Mikro Syariah (LKMS), dan Koperasi Syariah menjadi salah satu buktinya.

“Pemerintah juga menyiapkan ekosistem di bidang produk halal, social fund, dan bisnis syariah. Semua itu menjadi bukti komitmen kuat pemerintah dalam mendorong semakin maju dan kuatnya ekonomi syariah di Indonesia,” jelasnya .

Besarnya perhatian dan keterlibatan pemerintah, merupakan era baru dalam mendorong ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia. Sebab, selama ini swasta dan masyarakat yang lebih dominan terlibat dalam upaya menumbuhkembangkan ekonomi dan keuangan syariah.

“Istilahnya pendekatan yang dilakukan ialah bottom up. Sehingga pertumbuhan market share-nya terasa lambat dan kurang progresif. Dengan kuatnya keterlibatan pemerintah, diharapkan akan semakin mempercepat pertumbuhan dan penguatan ekonomi syariah di Indonesia,” kata Ma’ruf.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini