Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

WHO Undang Menkes Terawan Sore Ini Ungkap Penanganan Covid-19

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Jum'at 06 November 2020 14:19 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 06 620 2305287 who-undang-menkes-terawan-sore-ini-ungkap-penanganan-covid-19-ynD1RznsPV.jpg Menkes Terawan (Foto: Arif Julianto/Okezone)

Pandemi Covid-19 atau virus corona masih melanda dunia, termasuk Indonesia. Tidak hanya Indonesia, negara-negara lainnya juga menghadapi tantangan yang sama, yakni bagaimana menekan angka penyebaran Covid-19.

Sore ini, Badan Kesehatan Dunia (WHO) secara khusus mengundang Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan Agus Putranto untuk mendengarkan perkembangan pelaksanaan tinjauan intra-action review (IAR) dalam rangka meningkatkan pelayanan dan penanganan Covid-19.

“Kami mengundang Anda bergabung bersama Direktur Jenderal WHO, Dr Tedros Adhanom Ghebreyesus, dan menteri kesehatan dari tiga negara lain, Menteri Kesehatan Terawan untuk berbagi pengalaman Indonesia yang berhasil menyelenggarakan IAR dalam rangka penanganan Covid-19 secara nasional. Dan menerapkan pelajaran penting yang diidentifikasi selama IAR untuk peningkatan respon wabah Covid-19,” tulis Mahjour dalam surat undangan kepada Terawan, dikutip Kamis (5/11/2020).

Undangan tersebut dikirimkan WHO melalui Asisten Direktur Jenderal Kesiapan Darurat WHO, Jaouad Mahjour, tertanggal 30 Oktober 2020.

Pelaksanaan meeting tersebut direncanakan, Jumat, 6 November 2020 pukul 11.00 CET (Central European Time) atau sekitar pukul 17.00 WIB.

 Pandemi Covid-19 atau virus corona masih melanda dunia, termasuk Indonesia.

Selain Menkes Terawan, undangan WHO itu pun mengundang Menteri Luar Negeri Indonesia, Retno Marsudi, dan Delegasi Indonesia untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa serta beberapa Organisasi Internasional lainnya di Jenewa.

Sebelumnya, WHO menjelaskan bahwa pihaknya mendukung Kementerian Kesehatan Republik Indonesia melakukan Intra-Action Review (IAR) untuk penanggulangan Covid-19 di Indonesia. IAR sendiri adalah tinjauan kualitatif multisektor komprehensif atas tindakan yang dilakukan sejauh ini dalam menanggapi keadaan darurat yang sedang berlangsung.

Ini adalah mekanisme yang berharga untuk mengidentifikasi celah dan peluang untuk pembelajaran dan peningkatan guna merespons wabah Covid-19 dengan lebih baik.

IAR Indonesia dilakukan sebagai rekomendasi dari pertemuan keempat International Health Regulations (2005) Emergency Committee pada Juli terkait wabah Covid-19. Pertemuan tersebut diselenggarakan Direktur Jenderal WHO dan menyoroti pentingnya pembelajaran kolektif yang berkelanjutan dengan mempertemukan pemangku kepentingan terkait untuk menganalisis secara kritis dan sistematis tindakan yang dilakukan dalam tanggap darurat.

Di Indonesia, IAR secara komprehensif mencakup sembilan pilar utama penanggulangan COVID-19: 1) komando dan koordinasi; (2) komunikasi risiko dan pemberdayaan masyarakat; (3) pengawasan, tim respon cepat dan investigasi kasus; (4) titik masuk, perjalanan internasional, dan transportasi; (5) laboratorium; (6) pengendalian infeksi; (7) manajemen kasus; (8) dukungan operasional dan logistik dan; (9) memelihara layanan dan sistem kesehatan penting.

Baca juga: Sembilan Bulan Melewati Pandemi, Psikolog: Anda Luar Biasa!

(ahl)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini