Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Konsumsi Masyarakat Masih Lesu meski Dapat Bansos Rp600.000

Kunthi Fahmar Shandy, Jurnalis · Senin 09 November 2020 12:58 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 09 620 2306546 konsumsi-masyarakat-masih-lesu-meski-dapat-bansos-rp600-000-osPQKv9QEl.jpg Uang Rupiah (Foto: Okezone)

JAKARTA - Bantuan sosial (bansos) yang telah menyasar lebih 50% penduduk dengan bantuan setara Rp600.000 per bulan ternyata tidak mampu mendorong konsumsi rumah tangga menjadi positif bahkan dalam kuartal III 2020 sebesar -4,04% atau turun sedikit dari posisi -5,52% pada kuara II 2020.

Bahkan untuk konsumsi makanan dan minuman selain restoran juga masih -0,69% atau bergeser sedikit sekali pada kuartal II 2020 yang sebesar -0,73%.

"Ini artinya, untuk kebutuhan pokok saja, masyarakat tidak mampu menyediakan kebutuhannya dengan baik walaupun lebih dari Rp176,38 triliun telah digelontorkan pemerintah hingga 2 November 2020," kata Ekonom Indef Eko Listiyanto di Jakarta, Senin (9/11/2020).

Menurut Eko, ketidakefekektifan program ini banyak disebabkan ketidaktepatan sasaran, administrasi untuk verifikasi sasaran yang tidak mendukung, besaran bantuan yang tidak memenuhi kebutuhan konsumsi masyarakat jenis bantuan yang tidak memberdayakan usaha mikro dan kecil di tengah masyarakat, hingga penggunaan bantuan sosial untuk yang tidak semestinya.

 

Adapun konsumsi masyarakat kelas menengah memang turun yang ditunjukkan belanja non makanan dan minuman yang tetap negatif, baik untuk pakaian, alas kaki dan jasa perawatannya, transportasi dan komunikasi, restoran dan hotel.

Selain itu beralihnya konsumsi masyarakat kelas menengah ke simpanan di perbankan akan menjadikan ekonomi tidak berputar secara optimal.

"Penting untuk meyakinkan kepada mereka bahwa belanja pada kebutuhan kebutuhan tersebut akan menggerakkan perekonomian kembali," ungkap dia.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini