Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kenali Tanda-tanda Pneumonia pada Anak yang Tak Hanya Demam

Novie Fauziah, Jurnalis · Jum'at 13 November 2020 11:07 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 13 620 2308920 kenali-tanda-tanda-pneumonia-pada-anak-yang-tak-hanya-demam-Q9ptXi5kad.jpg Ilustrasi (Foto : Medicaldaily)

Pneumonia merupakan penyakit peradangan akut pada paru-paru yang membuatnya dipenuhi dengan cairan dan sel radang. Kondisi ini dapat menyebabkan komplikasi kesehatan serius dan tidak jarang menyebabkan kematian.

Selain itu, pneumonia juga sering terlambat disadari karena gejala awalnya yang sulit dibedakan dengan penyakit pernapasan lain yang ringan, seperti pilek dan selesma (common cold).

"Akibatnya, banyak anak-anak yang mengidap pneumonia tidak mendapatkan perawatan yang seharusnya dan berdampak fatal pada kesehatan mereka," kata dr. Nastiti Kaswandani, Sp.A(K) Ketua Unit Kerja Koordinasi Respirologi Ikatan Dokter Anak Indonesia, seperti dalam keterangan resminya belum lama ini.

 Berikut ini tanda-tanda anak mengidap Pneumonia yang harus Anda perhatikan, yaitu:

1. Batuk dan Demam yang Berkelanjutan

anak pneumonia

Gejala awal pneumonia adalah gejala yang menyerupai selesma (common cold) seperti batuk, pilek dan demam yang disertai lemas dan lesu yang berkepanjangan.

Gejala pneumonia biasanya bertahan relatif lebih lama daripada gejala pilek dan batuk karena selesma.

Baca Juga : Kegerahan Nagita Slavina Pakai Kipas Tangan Rp1,9 Juta, Netizen: Anginnya Sedingin AC atau Es?

2. Kesulitan Bernapas

Anak-anak yang mengidap pneumonia sering mengalami kesulitan bernapas yang ditandai dengan frekuensi napas lebih cepat, napas cuping hidung, tarikan dinding dada dan perut, serta bibir dan kuku yang membiru akibat kekurangan oksigen dalam darah.

Kesulitan bernapas pada bayi lebih mudah diketahui ketika beraktivitas atau makan. Bayi yang mengalami kesulitan bernapas akan memprioritaskan mekanisme tubuhnya untuk bernapas sehingga ia akan makan lebih sedikit, gelisah, rewel, atau terlihat tdak nyaman.

Dokter Nastiti menyarankan, baiknya orangtua untuk segera menemui dokter jika ragu atas gejala-gejala yang dialami anak.

"Upaya pencegahan dan perlindungan oleh orangtua, masyarakat dan semua pihak perlu ditingkatkan agar anak Indonesia bukan saja terhindar dari wabah pandemi namun juga terhindar dari penyakit mematikan lain yang masih mengancam mereka seperti Pneumonia," terangnya.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini