Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pemkab Kulonprogo Optimistis Samudra Raksa Mampu Bangkitkan Pariwisata

Antara, Jurnalis · Minggu 06 Desember 2020 09:52 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 06 620 2322538 pemkab-kulonprogo-optimistis-samudra-raksa-mampu-bangkitkan-pariwisata-WC1pnGsYw4.JPG Gerbang Samudra Raksa di Kulonprogo, DIY (Foto: Antara)

PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Kulonprogo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) meyakini keberadaan Gerbang Samudra Raksa di perbatasan Kulonprogo dan Magelang, Kecamatan Kalibawang, akan membangkitkan ekonomi di wilayah utara, sehingga tak ada istilah diskriminasi pembangunan antara wilayah utara dan selatan.

Kepala Dinas Pariwisata Kulonprogo, Joko Mursito mengungkapkan, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) telah membantu Pemkab mengembangkan potensi wisata di wilayah utara seperti Nglinggo (Samigaluh) dan Jatimulyo (Girimulyo), kemudian Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) membangun Gerbang Samudra Raksa di Kalibawang.

"Jadi, tidak ada istilah diskriminasi pembangunan. Gerbang Samudra Raksa nanti akan menjadi salah satu trigger dari perkembangan wisata dan ekonomi di wilayah utara," kata dia, Minggu (6/12/2020).

Baca juga: Kisah Pramugara Jualan Sayur Usai Dirumahkan hingga Berakhir Bahagia

Menurut Joko, pihaknya telah mengumpulkan pelaku desa mandiri budaya. Di Kulonprogo ada dua desa/kelurahan yang ditetapkan sebagai desa mandiri budaya, yakni Jatimulyo dan Pagerharjo. Ke depan, pengembangan pariwisata kata dia, harus ada keterkaitan antara pariwisata, budaya, entrepreneur, kesiapsiagaan, dan perekonomian.

"Komponen itu harus menjadi satu dalam rangka membangkitkan pariwisata dan ekonomi di wilayah utara Kulon Progo," tuturnya.

Joko menambahkan, dinas pariwisata setempat nantinya akan fokus mengembangkan wisata di wilayah utara meliputi konservasi alam, budaya, dan kuliner.

Keberadaan gerbang Samudra Raksa lanjutnya, akan menjadi pendukung dari pengembangan pariwisata di wilayah utara. Samudra Raksa merupakan pintu masuk ke kawasan wisata Candi Borobudur. Di sana terdapat fasilitas tempat istirahat, gardu pandang, pusat kuliner dan akan menjadi pusat wisata swafoto yang sangat menarik, unik, dan indah.

"Sejak awal, Pemkab Kulonprogo sangat antusias menyambut pembangunan Samudra Raksa dengan harapan akan membangkitkan ekonomi masyarakat di wilayah utara," katanya.

Dengan penataan koridor utama Candi Borobudur diharapkan mampu menciptakan penataan ruang publik yang sesuai dengan karakteristik dan kearifan lokal budaya daerah melalui berbagai macam strategi.

Sektor pariwisata diharapkan menjadi sektor andalan untuk mendatangkan devisa, membuka lapangan kerja dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi lokal.

Sementara, Wakil Ketua I DPRD Kulonprogo, Ponimin Budi Hartono berharap, Gerbang Samudra Raksa atau Gerbang Klangon mampu menggeliatkan perekonomian masyarakat di wilayah utara. Selain itu, menjadi penggerak wisata di kawasan Bukit Menoreh.

"Kami minta Pemkab Kulonprogo mulai menata dan memproyeksikan pengembangan wisata kawasan utara dan pengembangan produk berkualitas supaya wisatawan puas saat berkunjung di Kulonprogo," ucap Ponimin.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini