Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Smelter Nikel Dibakar Buruh, Baca 5 Faktanya

Taufik Fajar, Jurnalis · Minggu 20 Desember 2020 08:54 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 19 620 2330733 smelter-nikel-dibakar-buruh-baca-5-faktanya-syEgLAvA5v.jpeg Ilustrasi Tambang (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Fasilitas pabrik smelter nikel PT Virtual Dragon Nickel Industry (VDNI) di Konawe, Sulawesi Tenggara dibakar buruh.

Berikut fakta smelter dibakar buruh, begini penyesalan bagi Menperin dan Menaker yang dirangkum oleh Okezone, Minggu (19/12/2020).

1. Menperin Sayangkan Kejadian Ini

Pembakaran Smelter Nikel PT VDNI Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menyayangkan kejadian pembakaran smelter nikel PT Virtue Dragon Nickel Industry (VDNI) di Konawe, Sulawesi Utara. Pasalnya, industri nikel sangat penting bagi hilirisasi industri dan penguatan struktur industri.

“Saya sangat menyesalkan terjadinya pembakaran pabrik Virtue Dragon Nickel Industry. Saat ini pemerintah sedang bekerja keras membawa investasi ke Indonesia yang mampu menyediakan lapangan pekerjaan dan lapangan usaha bagi masyarakat,” ujar Agus dalam keterangan resminya.

Baca Juga: Smelter Nikel Dibakar, Menperin: Pemerintah Kerja Keras Bawa Investasi 

2. Pembakaran Fasilitas Industri Tindakan yang Tidak Perlu Dilakukan

Menurutnya, pembakaran fasilitas industri merupakan tindakan yang tidak perlu dilakukan, karena perusahaan dan karyawan bisa melakukan dialog untuk mencapai jalan keluar dari masalah yang dihadapi.

Menperin mengimbau pekerja untuk menahan diri, dan membuka ruang dialog dengan pihak manajemen untuk menyelesaikan segala isu secara transparan agar kejadian ini tidak terulang kembali.

“Sebaliknya, saya juga meminta perusahaan untuk mematuhi seluruh peraturan perundangan yang berlaku di Indonesia, termasuk memastikan pemenuhan hak para pekerja,” katanya memastikan.

3. Menperin Minta Pemerintah Konawe Fasilitasi Media

Menperin juga meminta kepada pemerintah Kabupaten Konawe untuk segera memfasilitasi mediasi untuk semua pihak terkait dengan sebaik-baiknya, dan kepada aparat keamanan untuk menindak tegas pihak-pihak yang melakukan tindakan anarkis.

“Sekali lagi, pemerintah meminta kepada semua pihak agar bersama-sama menjaga situasi yang kondusif dan tidak memperburuk keadaan, guna menjaga iklim investasi yang sejuk di Kabupaten Konawe,” tegasnya.

4. Menaker Sesalkan Pembakaran Perusahaan Industri

Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah menyesalkan adanya kejadian perusakan dan pembakaran di PT Virtue Dragon Nickel Industry (VDNI) di Konawe, Sulawesi Tenggara pada 14 Desember 2020. Ida minta agar semua pihak menahan diri sekaligus menjaga diri dalam situasi pandemi ini.

"Bu Ida telah memerintahkan agar pengawas Ketenagakerjaan Kemnaker mengawal dan memberi atensi penuh bagi kasus ini. Kami mengapresiasi jajaran Polda, Danrem, serta Pemda yang telah berupaya menjaga agar kondusif," kata Staf Khusus Menaker Dita Indah Sari di Jakarta.

5. Menaker Bakal Jaga Buruh agar Dibayar di Bawah Upah Minimum

Kemnaker melalui pengawas ketenagakerjaan, mendapat informasi bahwa para pekerja menuntut kenaikan upah dan pengangkatan menjadi pekerja tetap bagi pekerja kontrak.

"Kami berpedoman pada aturan undang-undang. Kita harus menjaga agar tidak ada pekerja yang dibayar di bawah upah minimum. Karena ada sanksi pidananya sesuai UU 13/2003, sama juga sesuai UU Ciptaker. Sedangkan untuk perpanjangan status pekerja kontrak, bisa dimediasi di Disnaker Provinsi, apakah otomatis bisa menjadi pekerja tetap atau bagaimana. Jika dibahas dengan kepala dingin dan niat baik secara tripartit, pasti ada solusi," tambah Dia.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini