Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Menteri Baru Jokowi Jelang Akhir Tahun, Cek 6 Faktanya

Reza Andrafirdaus, Jurnalis · Sabtu 26 Desember 2020 07:35 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 25 620 2333793 menteri-baru-jokowi-jelang-akhir-tahun-cek-6-faktanya-CdKR493Kd9.jpg Presiden Jokowi (Foto: Setkab)

JAKARTAPresiden Joko Widodo (Jokowi) telah resmi melantik 6 menteri barunya dalam rangka perombakan di Kabinet Indonesia Maju. Para menteri baru tersebut akan segera berlayar mengemban tugas baru di kementerian masing-masing.

Ada 6 kementerian yang mendapatkan menteri baru hasil reshuffle kabinet Jokowi di periode kedua ini, di antaranya Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif dijabat Sandiaga Uno, Kementerian Kesehatan dijabat Budi Gunadi Sadikin, Kementerian Sosial dijabat Tri Rismaharini, Kementerian Agama dijabat Yaqut Cholil Qoumas, dan Kementerian Perdagangan dijabat Muhamad Lutfi.

Enam menteri baru tersebut resmi dilantik berdasarkan keputusan Presiden (Keppres) No. 133/P/2020 tentang Pengisian dan Penggantian Beberapa Menteri Negara Kabinet Indonesia Maju Periode Tahun 2019-2024.

Baca Juga: Susi Pudjiastuti Ucapkan Selamat ke Menteri KP, Teriak Netizen Langsung 'Pecah'

Berikut fakta-fakta seputar 6 menteri baru pilihan Jokowi di kabinet Indonesia Maju yang dilansir Okezone, Sabtu (25/12/2020).

1. Sandiaga Uno ditunjuk Jokowi

Sandiaga Uno resmi menduduki jabatan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), menggantikan Wishnutama.

Dalam konferensi pers di Istana Negara secara virtual, Jokowi resmi menunjuk Sandiaga Uno sebagai Menteri Pariwisata dan dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf).

"Saya menunjuk Sandiaga Uno, mantan Wakil Gubernur DKI, sekarang posisi barunya sebagai Menteri Pariwisata dan dan Ekonomi Kreatif," jelas Jokowi.

Baca Juga: Menteri KP Sakti Wahyu T Buka Kartu: Saya Bukan Orang yang Pandai Beretorika

2. Diizinkan Rangkap Jabatan

Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini mengaku telah berbicara dengan Presiden Joko Widodo perihal rangkap jabatannya. Selain menjabat Mensos, Risma masih menjadi Wali Kota Surabaya.

Risma mengatakan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) pun sudah mengizinkannya untuk sementara pulang-pergi ke Jakarta dan Surabaya.

"Mungkin karena saya masih merangkap wali kota untuk sementara waktu. Saya sudah izin Pak Presiden, 'Ndak apa-apa, Bu Risma pulang-pergi'," kata Risma di kantor Kemensos, Jl. Salemba, Jakarta Pusat, Rabu (23/12/2020).

3. Melantik Menteri Era Presiden SBY

Menurut Ketua Umum DPD Hippi DKI Jakarta Sarman Simanjorang dari enam wajah baru yang masuk Kabinet Indonesia Maju empat berlatar belakang profesional yang diharapkan mampu menggairahkan pasar ekonomi sehingga dapat mempercepat pemulihan ekonomi nasional.

"Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi, saat ini Dubes di Amerika Serikat sangat tepat dan mumpuni karena memiliki pengalaman bisnis dan jaringan internasional," ujar dia dalam keterangan tertulisnya, Selasa (22/12/2020).

Dia menjelaskan, ketika menjabat Menteri Perdagangan era SBY mampu mengendalikan harga pokok pangan di saat lebaran. Diharapkan Mendag M. Lutfi dapat meningkatkan pasar ekspor

4. Menteri Agama Baru ingin Jadikan Kementeriannya untuk Semua Agama

Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas resmi menduduki jabatannya. Setelah dilantik oleh Presiden Joko Widodo di Istana Negara. Dalam sambutannya, Gus Yaqut sapaan akrabnya mengutip dari kata-kata dari Presiden Indonesia 1999-2001, Abdurrahman Wahid (Gus Dur) yang disampaikan oleh Menag periode 2014-2019, Lukman Hakim Saifudin bahwa Kementerian Agama seperti pasar.

Gus Yaqut pun ingin membuktikan bahwa Kementerian Agama harus menjadi Kementerian semua agama. “Ini waktunya kita membuktikan bahwa Kementerian Agama ini bukan hanya Kementerian Agama. Tapi Kementerian semua agama. Sehingga yang disebut oleh Gus Dur ya ini, pasar agama-agama ini ada di Kementerian Agama. Tidak ada perbedaan, tidak ada diskriminasi semua agama ada di Kementerian ini,” tegasnya.

5. Menkes Pertama dari Kalangan Insinyur

Salah satu nama yang mengisi kursi menteri Jokowi adalah Budi Gunadi Sadikin. Ia menggantikan Terawan Agus Putranto sebagai Menteri Kesehatan (Menkes). Namun, Budi diketahui bukan berlatar belakang dari bidang kesehatan seperti Terawan. Budi merupakan satu-satunya menteri kesehatan yang mempunyai latar belakang insinyur.

Budi merupakan lulusan sarjana dari Institut Teknologi Bandung (ITB) di Bidang Fisika Nuklir pada 1988. Setelah itu, dirinya juga menempuh sertifikasi sebagai Chartered Financial Consultant (CHFC) dan Chartered Life Underwriter (CLU) dari Singapore Insurance Institute pada 2004.

6. Menteri KKP Baru ingin Evaluasi Soal Ekspor Benur Lobster Era Edhy Prabowo

Menteri Trenggono mengatakan bakal mengevaluasi beberapa kebijakan menteri sebelumnya sesuai pesan Presiden Jokowi. Salah satu evaluasinya yakni kebijakan ekspor benih lobster yang diatur dalam Peraturan Menteri Nomor 12 tahun 2020 tentang Pengelolaan Lobster, Kepiting, dan Rajungan di Wilayah Pengelolaan Perikanan Negara Republik Indonesia.

"Ada beberapa yang dipesankan oleh Pak Presiden. Tapi saya tentu perlu evaluasi, salah satunya adalah soal benur (benih lobster)," ujar dia, Rabu (23/12/2020).

Kemudian, lanjut dia, pihaknya cinta kepada keberlanjutan. Di mana isu keberlanjutan lingkungan ini yang membuat mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti membuat aturan pelarangan ekspor benih lobster.

1
3

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini