Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Menparekraf Sandiaga Uno Janji Atasi Masalah Sampah di Labuan Bajo

Dewi Kania, Jurnalis · Jum'at 08 Januari 2021 00:06 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 07 620 2340788 menparekraf-sandiaga-uno-janji-atasi-masalah-sampah-di-labuan-bajo-6XFdpp9sXV.jpg Menparekraf Sandiaga Uno di Labuan Bajo. (Foto: Heru/Okezone)

MENTERI Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno janji akan segera menangani permasalahan sampah di Labuan Bajo. Faktanya di Labuan Bajo menghasilkan 30 ton sampah setiap hari.

Menparekraf Sandiaga Uno mendapat keluhan langsung dari masyarakat setempat. Tepatnya saat ia baru untuk meninjau progres pembangunan Creative Hub "Puncak Waringin".

"Sampah jadi salah satu masalah di sini, pak," ujar Lydia, salah seorang warga.

Baca Juga: Sambangi Labuan Bajo, Menparekraf Sandiaga Uno Puji Penerapan Prokes di Bandara Komodo

 sandiaga

Sejauh ini, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan telah membangun fasilitas pengelolaan sampah terpadu. Namun hanya dapat mengelola sampah 10 ton per hari.

Sandiaga mengatakan akan berkoordinasi dengan banyak pihak agar pengelolaan sampah di Labuan Bajo dapat tertangani dengan baik. Saat ini Labuan Bajo menjadi salah satu 5 Destinasi Super Prioritas yang dipromosikan ke dunia.

"Masalah sampah ini, saya akan berkoordinasi dengan bupati, kapolres juga untuk sama-sama kita identifikasi masalah dan penanganannya," kata Sandiaga.

 

Salah satu upayanya dengan meningkatkan kapasitas sumber daya manusia di Labuan Bajo untuk dapat mengelola sampah menjadi produk ekonomi kreatif yang memiliki nilai jual. Kemudian mendorong peran komunitas yang ada di Labuan Bajo.

Salah satunya adalah komunitas Trash Hero Komodo yang sangat concern dengan isu permasalahan lingkungan khususnya limbah sampah. Menparekraf langsung mengajak Trash Hero Komodo untuk melakukan pilot project pengelolaan sampah pada Februari mendatang.

Baca Juga: Sandiaga Uno: Dana Hibah Pariwisata 2021 Akan Ditambah & Diperluas

"Kolaborasi dengan melakukan inovasi dan adaptasi akan kita lakukan, gerak bersama dan gerak cepat agar pariwisata dan ekonomi kreatif dapat menciptakan lapangan kerja dan memberi manfaat bagi masyarakat," kata Sandi.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini