Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

China Diserang Covid-19 Lagi, Migrasi Terbesar di Dunia Diprediksi Alami Penurunan

Violleta Azalea Rayputri, Jurnalis · Jum'at 15 Januari 2021 00:40 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 14 620 2344444 china-diserang-covid-19-lagi-migrasi-terbesar-di-dunia-diprediksi-alami-penurunan-r5dzCv5Xrs.jpeg Ilustrasi. (Foto: Newshub)

PERJALANAN mudik di Tiongkok untuk Festival Musim Semi diprediksi menurun di tengah kebangkitan virus corona baru. Sebab semakin banyak provinsi dan kota di Tiongkok telah merilis pedoman perjalanan yang diperketat.

Beberapa di antaranya dimaksudkan untuk mencegah pekerja migran kembali ke kampung halaman mereka selama Festival Musim Semi yang akan datang.

“Kunjungan Chunyun (Festival Musim Semi) tahun ini, yang biasanya merupakan migrasi yang terbesar di dunia, diprediksi akan menurun dikarenakan kebangkitan virus corona terbaru di wilayah utara, dan hal tersebut akan membebani kinerja ekonomi kuartal pertama," ungkap orang dalam industri dan para ahli di Tiongkok

Namun, karena Tiongkok telah memiliki pengalaman luas dalam pekerjaan pencegahan epidemi reguler selama setahun terakhir dengan respons Covid-19 yang semakin tepat, dengan mempercepat vaksinasi massal di antara kelompok-kelompok utama di negara tersebut. Kemudian pada musim perjalanan yang akan datang tidak akan memicu lonjakan besar-besaran kasus baru Covid-19. Selama publik mengikuti aturan dengan ketat.

Baca Juga: Viral Curhat Sedih Anak Pramugari Gita Lestari, Korban Sriwijaya Air SJ 182

Dilansir Okezone dari Global Times, Lusinan provinsi, kotamadya dan kota termasuk Beijing, Shanghai, Shenzhen di Guangdong China Selatan, Provinsi Henan dan Hubei di China Tengah telah mengeluarkan pemberitahuan yang menyarankan masyarakat untuk menghindari mudik yang tidak perlu selama liburan Festival Musim Semi.

Beberapa tempat juga meningkatkan pembatasan, misalnya, pegawai negeri dan pegawai perusahaan milik negara di kota-kota seperti Beijing dan Shenzhen harus memimpin untuk tinggal di kota tempat mereka bekerja selama liburan.

 

Festival Musim Semi 2021 akan dimulai pada 28 Januari 2021, berlangsung selama 40 hari hingga 8 Maret 2021. Pra-penjualan tiket kereta api sudah dimulai pada 30 Desember, menurut operator kereta nasional.

Sementara negara sedang bersiap untuk mengirimkan 407 juta perjalanan penumpang dengan aman selama 40 hari perjalanan dengan 10,18 juta perjalanan penumpang setiap hari diharapkan.

China State Railway Group mengeluarkan pemberitahuan terpisah pada hari Rabu tentang pengembalian uang gratis untuk tiket pra-penjualan yang dibeli sebelum tanggal tersebut, mengingat beberapa wabah virus baru yang muncul di berbagai wilayah. Langkah terbaru juga merupakan bagian dari upaya untuk mengurangi mobilitas dan berkumpul.

Baca Juga: Pramugari Sisi Asih Ungkap Arti Lambaian Tangan Kru Bandara saat Pesawat Take Off

Beberapa maskapai penerbangan domestik juga mengeluarkan panduan tentang pengembalian uang gratis untuk penerbangan ke dan dari Beijing dan Shijiazhuang, ibu kota Provinsi Hebei di tengah lonjakan kasus virus korona baru-baru ini.

Beberapa ahli kesehatan masyarakat di Tiongkok melihat Januari-Februari sebagai momen penting untuk menahan penularan virus karena virus menjadi sangat aktif selama musim dingin, dan mereka menyarankan pengurangan perjalanan untuk Festival Musim Semi mendatang.

Sementara kampanye vaksinasi massal sedang dipercepat, negara tersebut diperkirakan akan melihat titik balik epidemi setelah musim liburan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini