Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Bagi-Bagi Tugas, Pembangunan Pelabuhan Labuan Bajo Dikebut

Taufik Fajar, Jurnalis · Senin 18 Januari 2021 17:14 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 18 620 2346543 bagi-bagi-tugas-pembangunan-pelabuhan-labuan-bajo-dikebut-Pk67vj5R0u.jpg Percepat Pembangunan Pelabuhan Labuan Bajo (Foto: Dok Pelindo III)

JAKARTA - PT Pelabuhan Indonesia lll (Persero) atau Pelindo III melakukan percepatan pembangunan Terminal Multipurpose Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Direktur Utama Pelindo III U. Saefudin Noer mengatakan, Terminal Multipurpose Labuan Bajo merupakan pelabuhan yang dibangun untuk turut menyukseskan program pemerintah yang akan menjadikan Labuan Bajo sebagai kawasan tujuan wisata super premium.

“Untuk percepatan proses pembangunan maka ada pembagian pembangunan yaitu sisi laut oleh Kementerian Perhubungan dengan pelaksana Badan Usaha Milik Negara (BUMN) PT Brantas Abipraya dan untuk sisi darat dilakukan oleh Pelindo III dengan pelaksana PT Wijaya Karya,” terang Saefudin di Jakarta, Senin (18/1/2021).

Lebih lanjut Saefudin menjelaskan, secara keseluruhan pembangunan Terminal Multipurpose Labuan Bajo telah mencapai 85%. Sejak awal Agustus 2020 pihaknya bersama sejumlah pihak berkolaborasi sesuai kompetensi masing-masing untuk memacu percepatan pembangunan pelabuhan yang dilakukan secara bertahap.

Baca Juga: Proyek Bandara dan Pelabuhan di Labuan Bajo Tetap Berjalan 

Pihak-pihak yang berberan dan berkontribusi dalam pembangunan Terminal Multipurpose Labuan Bajo adalah Kementerian Koordinasi Bidang Kemaritiman dan Investasi, Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Kementerian Perhubungan, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat dan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

“Dukungan yang kuat diberikan Gubernur Nusa Tenggara Timur dan Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat. Terminal Multipurpose Labuan Bajo diharapkan mampu menjadi pendorong bagi percepatan pemulihan ekonomi nasional pascapandemi Covid-19 bagi kawasan yang ada di sekitarnya,” kata Saefudin.

Terminal Multipurpose Labuan Bajo nantinya akan melayani kegiatan pelayanan barang dan petikemas yang selama ini dilakukan di pelabuhan eksisting yang ada di tengah kota. Selanjutnya oleh pemerintah, pelabuhan lama akan disiapkan menjadi pelabuhan wisata untuk kegiatan penumpang guna mendukung sebagai kawasan wisata super premium.

Dalam pembangunan Terminal Multipurpose Labuan Bajo, Pelindo III tetap memperhatikan kelestarian lingkungan dan kearifan lokal. Konsep ramah lingkungan (green port) diaplikasikan baik dalam bentuk bangunan maupun penggunaan peralatan agar lingkungan pelabuhan terasa asri. Beberapa bagian pelabuhan dibangun dengan memadukan bangunan modern dengan arsitektur khas masyarakat NTT.

Terminal Multipurpose Labuan Bajo juga akan didukung dengan teknologi informasi untuk mendukung operasional pelabuhan. Termasuk di dalamnya memberikan kemudahan bagi para pengguna jasa bertransaksi dengan praktis, nyaman dan aman untuk mengurangi penyebaran Covid-19.

“Dalam hal transaksi dengan pengguna jasa kami juga sudah berkoloborasi dengan bank Himbara untuk memberikan kemudahan bagi semua pihak yang berkepentingan,” tutup Saefudin.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini