Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Bungkam Wakil Inggris, Praveen/Melati Buktikan Diri Masih Layak Lolos ke Semifinal

Bagas Abdiel, Jurnalis · Jum'at 29 Januari 2021 00:53 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 29 620 2352681 bungkam-wakil-inggris-praveen-melati-buktikan-diri-masih-layak-lolos-ke-semifinal-sOhbaWI7Yo.jpg Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti (Foto: Badminton Photo)

BANGKOK – Ganda campuran Indonesia, Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti, merasa senang meraih kemenangan pertamanya di ajang BWF World Tour Finals 2020. Bermain di Impact Arena, Bangkok, Thailand, Kamis 28 Januari 2021 malam WIB, Praveen/Melati sukses menumbangkan wakil Inggris, Marcus Ellis/Lauren Smith.

Kemenangan tersebut terasa manis karena Ellis/Smith merupakan unggulan pertama pada ajang ini. Pada laga kedua Grup A sektor ganda campuran tersebut, Praveen/Melati menang dengan skor 22-20 dan 21-19.

Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti

Hasil positif tersebut membuat Praveen/Melati masih memiliki kesempatan untuk lolos ke babak semifinal. Hal inilah yang kemudian ditekankan oleh pasangan peringkat empat dunia tersebut, bahwa kemenangan atas Ellis/Smith membuat mereka patut untuk diperhitungkan kembali.

“Perasaannya luar biasa. Sekarang kami memiliki kesempatan untuk melaju ke semifinal. Ini membuktikan bahwa kami masih layak untuk mendapatkan tempat di semifinal,” ungkap Praveen, mengutip dari laman resmi BWF, Jumat (29/1/2021).

Baca juga Hasil Wakil Indonesia di Hari Kedua BWF World Tour Finals 2020

Meski begitu, Praveen memuji performa Ellis/Smith yang menunjukkan permainan baik. Namun, pasangan yang menjuarai All England 2020 itu juga merasa puas dengan performanya karena mampu bermain sabar.

“Pasangan Inggris sangat bagus hari ini. Kami menang hari ini karena kami bermain dengan banyak kesabaran,” lanjut pemain kelahiran Bontang tersebut.

“Baik dari sisi serangan maupun pertahanan kami sabar, kami tidak terburu-buru mencari poin kemenangan,” sambungnya.

Hal serupa juga diungkapkan Melati yang memuji permainan Smith yang begitu cekatan di depan net. Namun, pemain berusia 26 tahun itu merasa lega bahwa permainan kurang apik pada awal laga mampu mereka perbaiki setelah interval set pertama.

Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti

“Pada poin awal, kami tidak siap untuk tampil di lapangan dan akibatnya kami kehilangan beberapa poin. Tetapi setelah jeda 11 poin, kami mendapatkan fokus kami dan kembali ke jalur yang benar,” ucap Melati.

“Lauren Smith berhasil. Bagus. Ada banyak contoh di mana ia sangat cepat di depan dan saya harus siap,” pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini