Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ada Kelonggaran Aturan PPKM Mikro, Restoran di Jakarta Siapkan Strategi Khusus

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Selasa 09 Februari 2021 19:52 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 09 620 2359406 ada-kelonggaran-aturan-ppkm-mikro-restoran-di-jakarta-siapkan-strategi-khusus-SyKkLIM58h.jpeg Pengunjung makan di sebuah restoran di Jakarta (Okezone.com/Dimas)

PELAKU usaha restoran di Jakarta mulai mengatur stategi baru menyusul diizinkannya buka hingga pukul 21.00 WIB dan kuota pengunjung sampai 50 persen. Hal ini menyusul Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM mikro.

PPKM mikro yang mulai berlaku, Selasa (9/2/2021), memberi sejumlah kelonggaran misalnya penambahan izin jam operasional hingga pukul 21.00, dari sebelumnya hanya sampai 20.00 WIB. Kemudian kuota pengunjung jika sebelumnya hanya 25 persen, kini boleh hingga 50 persen.

Baca juga: PPKM Mikro Berlaku, Mal Buka hingga Pukul 21.00 WIB dan Pengunjung Boleh 50%

Ade Defiyanti, Store Manager Yakiniku Like mengatakan pihaknya telah menyiapkan tiga strategi khusus operasional restorannya menyusul ada pelonggaran tersebut.

"Pertama, dari staf akan kami breakdown lagi schedulnya. Ini dilakukan untuk memastikan bahwa mereka mendapatkan gaji yang sesuai," kata Ade saat ditemui MNC Portal di Grand Indonesia, Jakarta Pusat, Selasa (9/2/2021).

 

Strategi kedua berkaitan dengan stok bahan makanan yang akan diolah oleh restoran khusus sajian daging tersebut. Selama pandemi Covid-19, banyak restoran yang memutuskan untuk mengurangi jumlah produk mereka karena adanya pembatasan sosial.

Sehingga satu-satunya cara untuk memastikan bahan makanan benar-benar habis terjual dan tidak terbuant adalah dengan merencanakan pembelanjaan.

"Stok produk (bahan makanan), kita breakdown juga. Biasanya keluar 100% sekarang 50% saja. Jadi harus dipilah apa saja yang paling laku, harus diestimasikan sehingga tidak terlalu berlebihan dan tidak kekurangan," jelasnya.

Baca juga:  Begini Aturan Baru Naik Kereta Api Jarak Jauh di Tengah Corona

Strategi terakhir adalah memastikan pelaksanaan protokol kesehatan berlangsung ketat disiplin. Dalam hal ini, pihak restoran akan menyediakan alat-alt sanitar, pengukur suhu tubuh, serta membatasi meja makan sebagai upaya social distancing.

"Perubahan jam opersional itu mempengaruhi sekali karena dari dulu yang salesnya 100% sekarang 50%. Bahkan sekarang ada costumer yang menolak masuk karena tidak mau berjauhan apalagi keluarga. Banyak costumer yang lost karena social distancing. Jadi harus dipersiapkan dengan matang, terutama malam minggu," tandasnya.

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini