Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kiprah Pol Espargaro Bersama Repsol Honda di MotoGP 2021 Bikin Penasaran

Djanti Virantika, Jurnalis · Kamis 18 Maret 2021 18:37 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 18 620 2380136 kiprah-pol-espargaro-bersama-repsol-honda-di-motogp-2021-bikin-penasaran-nPG7wJEJBM.jpg Pol Espargaro. (Foto: Instagram/@polespargaro)

LOSAIL Pol Espargaro bakal mengarungi MotoGP 2021 dengan status baru, yakni sebagai pembalap Tim Repsol Honda. Kondisi ini membuat pengamat MotoGP yang sekaligus mantan manajer Valentino Rossi, Carlo Pernat, menjadi penasaran menyaksikan kiprah Pol.

Rasa penasaran Pernat kian memuncak saat mengetahui fakta bahwa Pol akan menjadi rekan setim dari Marc Marquez. Dia yakin tekanan lebih akan didapatkan pembalap asal Spanyol tersebut.

Pol Espargaro

Sebagaimana diketahui, Pol Espargaro memang tak lagi akan berseragam KTM di MotoGP 2021. Dia berpindah tim ke Repsol Honda, menggantikan tepat Alex Marquez yang terlempar ke tim satelit Honda, yakni LCR.

BACA JUGA: Agostini Sarankan Marc Marquez Mentas di MotoGP Qatar 2021 meski Akan Sakit Hati

BACA JUGA: Bukan Mir apalagi Valentino Rossi, Lorenzo Sebut Pembalap Ini Favorit Menang di Qatar

Kehadiran Pol sendiri tentu saja akan diharapkan bisa membuat Honda lebih berjaya. Sebab, sejak Dani Pedrosa pergi, Honda belum juga menemukan tandem yang kompetitif untuk Marc Marquez

Jorge Lorenzo yang direkrut menggantikan Pedrosa harus menelan penderitaan besar di MotoGP 2019. Sulitnya beradaptasi dengan motor balap Honda hingga cedera yang terus dialaminya telah mendesak Lorenzo pensiun di penghujung musim 2019.

Kemudian, Honda merekrut Alex Marquez. Sama seperti Lorenzo, Alex juga menemukan kesulitan di Honda, terlebih di awal musim. Tetapi pada pertengahan MotoGP 2020, dia bisa menunjukkan peningkatan dengan merebut dua podium beruntun.

Pol Espargaro

“Bagi saya, Pol Espargaro sedang ditinjau. Semua orang menunggu dan ingin melihat apa yang akan dia lakukan dengan Honda pada 2021,” ujar Pernat, sebagaimana dikutip dari GP One, Kamis (18/3/2021).

“Jika kita melihat tahun lalu, saya akan mempertimbangkan untuk mencapnya akan gagal. Sebab. Oliveira dan Binder menang dan dia tidak. Itu adalah hal penting,” tukasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini