Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Sandiaga Minta Pelaku Pariwisata dan Ekraf di Aceh Ditingkatkan Skillnya

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Selasa 04 Mei 2021 17:16 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 04 620 2405549 sandiaga-minta-pelaku-pariwisata-dan-ekraf-di-aceh-ditingkatkan-skillnya-Hiab26CsWY.jpg Menparekraf Sandiaga Uno (Instagram @sandiuno)

MENTERI Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan, pendampingan dan peningkatan skill bagi sumber daya manusia (SDM) pariwisata dan ekonomi kreatif di Aceh akan menjadi salah satu program yang akan difokuskan dalam waktu dekat.

"Pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif di Aceh agar dapat difasilitasi program pendampingan juga peningkatan skill (upskilling). Selain itu juga dukungan untuk promosi dan inkubasi," kata Sandiaga Uno dalam keterangan pers, Selasa (4/5/2021).

Selain itu program serta pendampingan yang dapat mendorong pelaku ekonomi kreatif, khususnya UMKM masuk ke platform digital.

Baca juga:  Bukber di Desa Wisata Aneuk Laot, Sandiaga Uno Jajal Bikin Kuliner Ramadan Sabang

Sandiaga Uno pada akhir pekan lalu berkunjung ke Aceh. Selain bertemu dengan Gubernur Nova Iriansyah, Sandiaga juga berkunjung ke beberapa objek wisata seperti Pantai Lampuuk di Kecamatan Lhok Nga, Aceh Besar.

 

Sandiaga juga menyeberang ke Pulau Weh, Kota Sabang. Di sana ia menikmati wisata Aneuk Laot dan menginjakkan kaki di Tugu Kilometer Nol Indonesia.

Menparekraf menjelaskan, ke depan tren pariwisata dunia akan berubah. Dari yang sebelumnya mass tourism, kemudian mengarah ke konsep pariwisata yang personalized, customized, localized, dan smaller in size.

Baca juga:  Ajak Masyarakat ke KM Nol Sabang, Sandiaga Uno: Ada Rasa Kebanggaan

Desa wisata dinilai menjadi salah destinasi yang cocok dengan konsep tersebut. Karenanya ia juga akan mendorong Desa Wisata di Aceh untuk dikembangkan agar dapat menjadi desa wisata yang mandiri, membangkitkan ekonomi, dan membuka lapangan kerja di tengah pandemi.

"Selain juga mengembangkan wisata minat khusus hingga sport tourism. Seperti Sail Sabang, event olahraga seperti marathon, triathlon, hingga open water swimming dapat diselenggarakan pada tingkat nasional," kata Sandiaga.

Terkait rencana investasi perusahaan asal Uni Emirat Arab (UEA) dalam pengembangan pariwisata di Aceh sebesar 500 juta dolar AS, Menparekraf mengatakan akan membantu untuk mempercepat realisasi investasi.

Oleh karena itu, ia meminta semua pihak terkait dan jajarannya untuk mempersiapkan percepatan realisasi investasi itu dalam lima bulan ke depan seiring penyelenggaraan Dubai World Expo Oktober 2021 mendatang.

Dalam kesempatan itu Menparekraf juga kembali menyampaikan imbauan sesuai dengan keputusan pemerintah agar masyarakat di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif untuk tidak mudik guna menekan penyebaran COVID-19.

"Juga untuk melaksanakan protokol kesehatan yang ketat dan disiplin, melaksanakan 3M," kata Sandiaga.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini